Perkuat Kepastian Hukum, Pemprov Kalsel dan Badan Keahlian DPR RI Gelar Konsultasi Publik NA dan RUU Kabupaten/Kota

- Kontributor

Selasa, 14 April 2026 - 13:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Badan Keahlian DPR RI menyelenggarakan Konsultasi Publik terkait penyusunan Naskah Akademik (NA) dan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kabupaten/Kota. Kegiatan ini difokuskan pada pembaruan dasar hukum bagi tiga kabupaten di Kalimantan Selatan dan lima kabupaten di Kalimantan Tengah.

ini menjadi langkah strategis untuk menyesuaikan regulasi daerah yang selama ini dinilai sudah tidak relevan dengan dinamika zaman dan tata kelola pemerintahan modern serta berlangsung di Ruang Rapat H. Maksid, Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Selasa (14/4/2026).

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Galuh Tantri Narindra, menegaskan bahwa kepastian hukum merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang efektif.

“Arah pembangunan Kalsel saat ini bergerak terukur melalui visi ‘Kalsel Bekerja’ menuju Gerbang Logistik Kalimantan. Kami memandang penguatan tata kelola wilayah adalah kunci, karena kualitas pembangunan ditentukan oleh kejelasan kewenangan, batas wilayah, dan kepastian hukum,” ujarnya.

Lebih lanjut, Tantri menambahkan bahwa pembaruan dasar hukum ini sangat mendesak karena banyak regulasi pembentukan daerah yang masih bersandar pada kerangka lama yang tidak mencerminkan kebutuhan pembangunan saat ini.

“Regulasi lama dirasa tidak lagi mencerminkan dinamika pemerintahan maupun struktur kewenangan sekarang. Kami ingin memastikan setiap norma yang dirumuskan memiliki dasar empiris yang kuat, sehingga menghasilkan dokumen yang operasional dan dapat diimplementasikan, bukan sekadar dokumen yang selesai secara administratif saja,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Perancangan Undang-Undang Bidang Politik, Hukum, dan HAM Badan Keahlian DPR RI, Novianto Murti Hantoro, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari program nasional untuk menata ulang dasar hukum pembentukan daerah di seluruh Indonesia.

“Kami ditugaskan untuk menyusun naskah akademik dan RUU bagi 111 kabupaten/kota di beberapa provinsi. Intinya adalah penyesuaian dasar hukum yang sebelumnya masih menggunakan UU Dasar Sementara atau Konstitusi RIS, agar selaras dengan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia sesuai Pasal 1 UUD 1945,” jelas Novianto.

Novianto juga menekankan pentingnya verifikasi data faktual dari pemerintah daerah untuk menghindari sengketa hukum di masa depan, termasuk persoalan teknis seperti penulisan nama wilayah dan batas administratif.

“Kami meminta konfirmasi dan verifikasi dari Bapak/Ibu sekalian sebagai pemangku kepentingan yang mengetahui fakta empiris di lapangan. Hal ini penting untuk menghindari permasalahan seperti uji materi di Mahkamah Konstitusi terkait kesalahan redaksional maupun cakupan wilayah yang tidak akurat,” tambahnya.

Dalam konsultasi publik ini, pembahasan spesifik dilakukan untuk tiga kabupaten di Kalimantan Selatan, yakni Hulu Sungai Utara (HSU), Hulu Sungai Selatan (HSS), dan Hulu Sungai Tengah (HST). Sedangkan untuk Kalimantan Tengah mencakup Kabupaten Barito Selatan, Barito Utara, Kapuas, Kotawaringin Barat, dan Kotawaringin Timur.

Melalui forum ini, tim ahli dari Badan Keahlian DPR RI melakukan diskusi panel bersama perwakilan masing-masing pemerintah kabupaten untuk memastikan rincian mengenai ibu kota, batas daerah, hingga karakteristik wilayah telah terakomodasi dengan tepat dalam draf RUU yang tengah disusun.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat posisi daerah dalam kerangka NKRI sekaligus mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas layanan publik berbasis digital di kawasan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. MC Kalsel/dam

Berita Terkait

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda
Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting
Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya
Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur
Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien
Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH
Pilkades 2026 di Tiga Kabupaten Kalsel Berjalan Lancar, 84 Desa Ikuti Pemilihan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WITA

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:38 WITA

Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:13 WITA

Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien

Berita Terbaru