Gencarkan Pengembangan Itik Melalui Inovasi SITI HAWA LARI, Kalsel Perkuat Ketahanan Pangan

- Kontributor

Selasa, 14 April 2026 - 14:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong penguatan ekonomi berbasis peternakan rakyat melalui inovasi Sistem Integrasi Ternak Itik di Lahan Rawa dan Lahan Kering atau SITI HAWA LARI. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga membangun ekosistem agribisnis itik yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi, menegaskan bahwa pengembangan itik, khususnya itik alabio sebagai plasma nutfah khas daerah, memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Melalui program SITI HAWA LARI, kami tidak hanya meningkatkan populasi dan produksi itik, tetapi juga membangun sistem usaha peternakan yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal. Ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru di pedesaan,” ujar Suparmi di Banjarbaru, Selasa (14/4/2026).

Ia menjelaskan, pendekatan yang digunakan dalam program ini mengedepankan model closed loop dengan memanfaatkan sumber daya pakan lokal di lahan rawa maupun lahan kering, serta melibatkan kelompok peternak secara swadaya melalui kemitraan terpadu.

Hingga saat ini, implementasi program SITI HAWA LARI telah berkembang pesat dengan terbentuknya 803 klaster budidaya itik, dengan total populasi mencapai lebih dari 3,1 juta ekor. Produksi yang dihasilkan pun cukup signifikan, yakni 2.098 ton daging itik dan lebih dari 25 ribu ton telur itik.

“Capaian ini menunjukkan bahwa program ini mampu memberikan nilai tambah bagi peternak, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus memperluas lapangan kerja, termasuk bagi generasi muda yang mulai tertarik di sektor peternakan,” tambahnya.

Lebih jauh, Suparmi menyebut bahwa keberadaan program ini juga berperan dalam menjaga kelestarian plasma nutfah lokal serta mendukung stabilitas harga pangan, sehingga turut berkontribusi dalam pengendalian inflasi daerah.

Ke depan, Pemprov Kalsel menargetkan pengembangan hingga 1.000 klaster serta mendorong keterlibatan sektor swasta melalui skema kemitraan dan tanggung jawab sosial lingkungan (CSR), termasuk dari sektor perkebunan, kehutanan, dan pertambangan.

“Kami ingin menjadikan SITI HAWA LARI sebagai model pengembangan agribisnis itik yang modern, inklusif, dan berkelanjutan, dengan dukungan multipihak sesuai semangat ‘Bekerja Bersama Merangkul Semua’,” tutup Suparmi.

Melalui inovasi ini, Kalimantan Selatan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah penopang ketahanan pangan sekaligus pusat pengembangan komoditas unggulan berbasis kearifan lokal di Indonesia. MC Kalsel/scw

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

20 Klien Disabilitas Perempuan Angkatan VIII Tahun 2026 Lulus Program Rehabilitasi Sosial di PRSPD Iskaya Banaran
Kampung Putra Bulu, Destinasi Wisata Berbasis BUMDes yang Memberdayakan Pemuda Lokal
Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Perkuat Sinergi, Menjaga Stabilitas, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah 
Pemprov Kalsel Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Aset Pasca Raih WTP ke-13
Ribuan Goweser Taklukkan Jalur Ekstrem Kiram, Hadiah Umrah Jadi Magnet Utama
Dinsos Kalsel Lepas 20 Klien Program Rehabilitasi Sosial Angkatan VIII PRSPD Iskaya Banaran
Lima Langkah Strategis Disiapkan Pemprov Kalsel Tingkatkan Kinerja GWPP
Di FGD Keja Sama Industri, Disperin Kalsel Fokus Dorong Hilirisasi Industri

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:47 WITA

20 Klien Disabilitas Perempuan Angkatan VIII Tahun 2026 Lulus Program Rehabilitasi Sosial di PRSPD Iskaya Banaran

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:44 WITA

Kampung Putra Bulu, Destinasi Wisata Berbasis BUMDes yang Memberdayakan Pemuda Lokal

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:09 WITA

Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Perkuat Sinergi, Menjaga Stabilitas, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah 

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:05 WITA

Pemprov Kalsel Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Aset Pasca Raih WTP ke-13

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:03 WITA

Ribuan Goweser Taklukkan Jalur Ekstrem Kiram, Hadiah Umrah Jadi Magnet Utama

Berita Terbaru