TPID se-DIY Laksanakan Capacity Building dan Study Visit ke Kalsel, Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi

- Kontributor

Selasa, 21 April 2026 - 18:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menerima kunjungan rombongan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka kegiatan capacity building dan study visit, sebagai upaya memperkuat sinergi dan efektivitas pengendalian inflasi daerah.

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Prov Kalsel, Ariadi Noor, menyampaikan bahwa pengendalian inflasi daerah merupakan agenda strategis nasional yang membutuhkan orkestrasi kebijakan yang solid, baik antara pemerintah pusat dan daerah maupun antar daerah.

“Melalui kegiatan ini, kita memiliki kesempatan untuk saling berbagi best practices, inovasi, serta memperkuat koordinasi dalam menjaga ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan keterjangkauan harga komoditas,” ujar Ariadi, Banjarmasin, Selasa (21/4/2026).

Ariadi menjelaskan, Kalimantan Selatan memiliki tantangan tersendiri dalam pengendalian inflasi, khususnya terkait pasokan pangan dan karakteristik wilayah yang didominasi lahan rawa.

Untuk itu, Pemprov Kalsel terus memperkuat sinergi dari hulu hingga hilir, termasuk melalui kolaborasi dengan BUMD pangan dan pengelola pasar.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah budidaya padi apung sebagai solusi adaptif di wilayah rawan genangan. Inovasi ini dinilai dapat menjadi referensi bagi daerah lain, termasuk DIY, dalam mengembangkan kebijakan pertanian berbasis manajemen risiko perubahan iklim.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan materi konseptual, tetapi juga berkesempatan melihat langsung implementasi berbagai inovasi di lapangan, seperti praktik padi apung, pengolahan pupuk organik, hingga penguatan UMKM yang berperan dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan.

Ariadi berharap, kegiatan capacity building dan study visit ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat jejaring kerja sama antar daerah, mendorong kolaborasi yang lebih konkret, serta melahirkan inovasi yang adaptif dan berkelanjutan.

“Dengan sinergi yang kuat antar TPID, kita optimistis ketahanan pangan dapat terjaga dan stabilitas inflasi daerah semakin terkendali,” pungkasnya. MC Kalsel/Rns

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

FORSGI Kalsel Akan Gelar Festival U-10 dan U-12 di Akhir Juni, Jadi Panggung Seleksi Talenta Sepak Bola Banua
Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
Dialog Pencegahan IRET di Abdi Persada FM, Generasi Muda Diingatkan Waspadai Radikalisme di Ruang Digital
Polda Kalsel Musnahkan 128,7 Kilogram Sabu Senilai Rp231 Miliar, Lima Tersangka Diamankan
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 128,7 Kilogram Sabu, Kapolda: Sasar Daerah Pertambangan dan Perkotaan
Polda Kalsel Ungkap 128,7 Kilogram Sabu, Pemprov Apresiasi Kinerja Aparat
Dinas Pariwisata Kalsel Gelar Pelatihan SDM, Pokdarwis Didorong Jadi Garda Terdepan Pariwisata Berkelanjutan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:57 WITA

FORSGI Kalsel Akan Gelar Festival U-10 dan U-12 di Akhir Juni, Jadi Panggung Seleksi Talenta Sepak Bola Banua

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:28 WITA

Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:51 WITA

RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:45 WITA

Dialog Pencegahan IRET di Abdi Persada FM, Generasi Muda Diingatkan Waspadai Radikalisme di Ruang Digital

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:27 WITA

Polda Kalsel Musnahkan 128,7 Kilogram Sabu Senilai Rp231 Miliar, Lima Tersangka Diamankan

Berita Terbaru