Hari Tari Dunia 2026, Pemprov Kalsel Teguhkan Komitmen Lestarikan Budaya Banjar

- Kontributor

Minggu, 26 April 2026 - 09:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel terus meneguhkan komitmen dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya lokal, khususnya tari-tarian khas Banjar, sebagai bagian dari implementasi visi pembangunan daerah di bidang kebudayaan.

Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Disdikbud Kalsel, Abdul Rahim, saat menghadiri malam peringatan Hari Tari Dunia 2026 di Taman Budaya Kalsel, Banjarmasin, Sabtu (26/4/2026).

“Sesuai arahan dan visi Gubernur Kalimantan Selatan, kami fokus melestarikan budaya daerah, khususnya tari Banjar,” ujar Abdul Rahim.

Menurutnya, pelestarian budaya perlu didukung keterlibatan aktif masyarakat, khususnya generasi muda dan para seniman, melalui berbagai kegiatan seni yang digelar di Taman Budaya maupun museum di bawah naungan Disdikbud Kalsel.

Ia mengapresiasi antusiasme para seniman lokal yang terus berkarya dan berharap partisipasi masyarakat dalam agenda kebudayaan semakin meningkat agar seni tradisi Banjar tetap eksis dan berkembang.

“Mudah-mudahan ke depan lebih banyak peserta mengikuti kegiatan di Taman Budaya maupun museum, dan seniman-seniman Kalimantan Selatan semakin maju,” katanya.

Sementara itu, Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel, Suharyanti, mengatakan peringatan Hari Tari Dunia yang diperingati setiap 29 April menjadi momentum untuk menjaga semangat pelestarian budaya sekaligus menghidupkan kembali ruang ekspresi seni di Kalimantan Selatan.

Dalam rangka memperingati Hari Tari Dunia 2026, UPTD Taman Budaya Kalsel menggelar perhelatan tari selama dua hari, 25–26 April 2026, dengan melibatkan 535 personel yang terdiri dari seniman dan penari anak dari sembilan kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.

“Antusiasme tahun ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Ini menunjukkan semangat berkesenian masyarakat terus tumbuh,” ujar Suharyanti.

Pada malam pertama, sembilan delegasi daerah menampilkan beragam kekhasan budaya masing-masing. Kabupaten Tanah Laut menampilkan tari dengan perpaduan berbagai etnis, Hulu Sungai Utara membawakan Tari Dor yang diadaptasi dari gerakan dasar Mamanda, sementara Hulu Sungai Selatan menghadirkan penampilan bertema Nusantara.

Menurut Suharyanti, salah satu fokus utama penyelenggaraan tahun ini adalah regenerasi penari. Taman Budaya, katanya, memberikan ruang seluas-luasnya bagi anak-anak untuk tampil, baik dalam genre tari tradisional maupun modern.

“Inti dari tari adalah bergerak dalam irama. Kami tidak membatasi tradisional atau modern, yang penting anak-anak memiliki ruang berekspresi di Taman Budaya,” jelasnya.

Upaya tersebut menjadi strategi untuk menjaga keberlanjutan seni tari di Banua melalui keterlibatan generasi muda sejak dini melalui sanggar-sanggar tari, sehingga estafet kepenarian tetap terjaga.

“Selain pertunjukan seni, rangkaian peringatan juga diisi Sarasehan Seni Tari pada hari pertama serta puluhan penampilan seni pada hari kedua dengan target total 30 pertunjukan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap jumlah pelaku seni tari terus bertambah dan daerah ini semakin dikenal sebagai lumbung penari yang kaya talenta kreatif serta kuat dalam menjaga warisan budaya daerah. MC Kalsel/Jml

Berita Terkait

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda
Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting
Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya
Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur
Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien
Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH
Pilkades 2026 di Tiga Kabupaten Kalsel Berjalan Lancar, 84 Desa Ikuti Pemilihan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WITA

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:38 WITA

Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:13 WITA

Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien

Berita Terbaru