Museum Lambung Mangkurat Jadi Referensi Penelitian Tim Gemologi Internasional

- Kontributor

Senin, 27 April 2026 - 19:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan tim peneliti gemologi internasional dari Prancis ke Kalimantan Selatan tidak hanya berfokus pada penelitian lapangan di kawasan pertambangan dan perdagangan intan, tetapi juga menaruh perhatian pada aspek sejarah dan edukasi melalui kunjungan ke Museum Lambung Mangkurat.

Kunjungan yang menjadi bagian dari rangkaian penelitian pada 26 April hingga 2 Mei 2026 ini dilakukan oleh tim dari Laboratoire de Gemmologie yang dipimpin Agatha Cristol, didampingi Badan Pengelola Geopark Meratus, Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Selatan.

Plt. Kepala UPTD Museum Lambung Mangkurat, Raudati Hildayati mengatakan, di Museum Lambung Mangkurat, tim peneliti memperdalam pemahaman mengenai sejarah geologi, budaya, serta perkembangan industri intan di Kalimantan Selatan.

“Berbagai koleksi museum ditinjau, terutama artefak yang menggambarkan hubungan masyarakat lokal dengan kekayaan alam, khususnya intan,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Ia menambahkan, kunjungan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang pertukaran pengetahuan antara peneliti internasional dan pengelola museum. Melalui diskusi interaktif, kedua pihak membahas karakteristik geologis intan Kalimantan yang memiliki keunikan tersendiri serta potensi pengembangan studi gemologi berbasis warisan lokal.

Pihak Museum Lambung Mangkurat menyambut positif kunjungan tersebut karena dinilai memperkuat fungsi museum sebagai pusat edukasi dan referensi ilmiah, tidak hanya bagi masyarakat lokal, tetapi juga bagi peneliti dari mancanegara.

Kunjungan ke museum ini menjadi pelengkap penting dalam rangkaian kegiatan lapangan tim peneliti, selain agenda peninjauan ke situs penambangan tradisional intan Cempaka, lokasi pengolahan, dan pasar intan. Aspek historis dan edukatif yang diperoleh dari museum dinilai memberi perspektif yang lebih komprehensif terhadap penelitian yang dilakukan.

“Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang lebih luas antara institusi lokal dan komunitas ilmiah internasional dalam pengembangan studi gemologi, khususnya terkait potensi serta warisan intan Kalimantan Selatan,” pungkasnya. MC Kalsel/Jml

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru