50 Kreator Lokal Ikuti Banua Influencer, Dispar Kalsel Fokus Penguatan Ekonomi Kreatif

- Kontributor

Selasa, 28 April 2026 - 10:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Bidang Ekonomi Kreatif, Kelembagaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pariwisata menggelar bertajuk “Banua Influencer”. Acara yang berlangsung di Banjarmasin ini dihadiri oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari para konten kreator dan pelaku ekonomi kreatif dari berbagai wilayah di Kalimantan Selatan.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Iwan Fitriady. Dalam kesempatannya, Iwan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pelaku industri kreatif digital. Menurutnya, di era digitalisasi saat ini, aktivitas masyarakat mulai dari bangun tidur hingga kembali istirahat tidak lepas dari gawai dan konten digital.

​”Kami ingin bersinergi dengan teman-teman konten kreator dan influencer untuk menyebarluaskan program-program pemerintah serta berbagai capaian pembangunan di Banua,” ujarnya, Banjarmasin, Selasa (28/4/2026).

​Iwan menambahkan, selain sebagai sarana sosialisasi program, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan wawasan lebih dalam kepada para peserta mengenai potensi ekonomi kreatif.

Ia menilai, profesi konten kreator dan influencer merupakan bidang yang sangat menjanjikan di masa depan. Untuk mendukung hal tersebut, pihak dinas menghadirkan dua narasumber ahli yang sudah sukses di bidangnya, yakni Rizky dan Raka (2R), guna memberikan edukasi dan motivasi bagi para kreator lokal agar bisa menembus pasar nasional maupun internasional.

​Lebih jauh, Iwan menuturkan, pemanfaatan media sosial melalui influencer diharapkan dapat memperpendek jarak komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Ia optimis dengan kolaborasi ini, informasi mengenai pariwisata dan pembangunan akan lebih mudah tersampaikan.

​”Dengan era digital ini, hampir semua orang memiliki ponsel. Harapannya, masyarakat bisa lebih proaktif memberikan masukan dan tanggapan melalui platform digital, sehingga kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat,” tutupnya.

Sementara itu, Rizky dan Raka selaku pembicara pada giat tersebut, mendorong para konten kreator Banua untuk kembali ke nilai-nilai dasar dalam memproduksi karya.

Raka menekankan pentingnya menggali ide dari hal yang paling mendasar. Menurutnya, melimpahnya kreator saat ini menuntut setiap individu untuk mampu menemukan autentisitas.

​”Saya ingin mengajak teman-teman kembali ke dasar, tentang bagaimana kita mendapatkan ide konten dari hal yang paling fundamental. Kuncinya adalah kejujuran. Ambillah ide dari diri sendiri,” ujar Raka.

​Senada dengan hal tersebut, Rizky juga menyoroti peran strategis konten kreator dalam mendukung program Dinas Pariwisata. Ia berharap masyarakat tidak hanya menjadi penikmat, tetapi juga mampu menjadi “pewarta” yang menyebarluaskan potensi daerah Kalimantan Selatan melalui konten yang berkualitas.

​Ia juga memberikan pandangan menarik mengenai tantangan di era Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence). Menurutnya, secanggih apa pun teknologi yang digunakan, faktor emosional dan kejujuran tetap menjadi pemenang di hati audiens.

​”Di era AI seperti sekarang, konten yang paling diminati justru yang jujur. Konten yang sekadar bagus secara visual belum tentu menyentuh emosi penonton. AI hanyalah alat, yang terpenting adalah kejujuran dalam berkarya untuk menarik minat wisatawan dan menumbuhkan industri kreatif kita,” pungkasnya.

​Melalui pelatihan ini, para kreator lokal diharapkan mampu memajukan sektor ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan dengan menghasilkan karya yang tidak hanya estetik, tetapi juga memiliki integritas dan dampak nyata bagi pariwisata daerah. MC Kalsel/Jml

Berita Terkait

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda
Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting
Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya
Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur
Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien
Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH
Pilkades 2026 di Tiga Kabupaten Kalsel Berjalan Lancar, 84 Desa Ikuti Pemilihan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WITA

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:38 WITA

Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:13 WITA

Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien

Berita Terbaru