UPTD Lab Ling Terapkan Sistem Kerja Fleksibel, Pelayanan Tetap Optimal

- Kontributor

Selasa, 28 April 2026 - 14:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam upaya menjaga keberlangsungan pelayanan publik sekaligus meningkatkan efisiensi kerja, UPTD Laboratorium Lingkungan (Lab Ling) menerapkan kebijakan kombinasi Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH).

Kebijakan ini diberlakukan dengan mempertimbangkan karakteristik pekerjaan di lingkungan laboratorium. Untuk pelayanan utama yang bersifat teknis, seperti pengujian sampel dan operasional peralatan laboratorium, tetap dilaksanakan secara langsung di kantor (WFO) dengan kapasitas 50 persen pegawai.

Langkah ini diambil guna memastikan mutu layanan, ketepatan hasil uji, serta tetap terjaganya standar operasional laboratorium.

Sementara itu, kegiatan non-teknis seperti administrasi, pelaporan, koordinasi, serta pelayanan pendukung lainnya dilaksanakan secara Work From Home (WFH). Pola kerja ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi tanpa mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat.

Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan (Lab Ling), Masliyana, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk adaptasi terhadap dinamika kebutuhan pelayanan publik sekaligus menjaga kinerja organisasi tetap optimal.

“Kami menyesuaikan pola kerja agar pelayanan tetap berjalan maksimal. Untuk pekerjaan teknis yang memang membutuhkan kehadiran fisik, tetap kami laksanakan secara WFO. Sedangkan pekerjaan administrasi dapat dilakukan secara fleksibel melalui WFH, tanpa mengurangi produktivitas,” ujar Masliyana, Banjarbaru, Selasa (28/4/2026).

Masliyana menambahkan, dengan sistem kerja kombinasi ini, pihaknya menargetkan pelayanan laboratorium tetap berjalan optimal, kinerja pegawai tetap produktif dan terukur, serta fleksibilitas kerja dapat meningkatkan efektivitas organisasi.

“Yang terpenting adalah bagaimana kami tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Profesionalisme dan akuntabilitas tetap menjadi prioritas utama, meskipun pola kerja mengalami penyesuaian,” tambahnya.

UPTD Lab Ling pun menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan berbagai perubahan, sekaligus menjaga kualitas pelayanan publik di bidang laboratorium lingkungan. MC Kalsel/Rns

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

FORSGI Kalsel Akan Gelar Festival U-10 dan U-12 di Akhir Juni, Jadi Panggung Seleksi Talenta Sepak Bola Banua
Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
Dialog Pencegahan IRET di Abdi Persada FM, Generasi Muda Diingatkan Waspadai Radikalisme di Ruang Digital
Polda Kalsel Musnahkan 128,7 Kilogram Sabu Senilai Rp231 Miliar, Lima Tersangka Diamankan
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 128,7 Kilogram Sabu, Kapolda: Sasar Daerah Pertambangan dan Perkotaan
Polda Kalsel Ungkap 128,7 Kilogram Sabu, Pemprov Apresiasi Kinerja Aparat
Dinas Pariwisata Kalsel Gelar Pelatihan SDM, Pokdarwis Didorong Jadi Garda Terdepan Pariwisata Berkelanjutan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:57 WITA

FORSGI Kalsel Akan Gelar Festival U-10 dan U-12 di Akhir Juni, Jadi Panggung Seleksi Talenta Sepak Bola Banua

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:28 WITA

Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:51 WITA

RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:45 WITA

Dialog Pencegahan IRET di Abdi Persada FM, Generasi Muda Diingatkan Waspadai Radikalisme di Ruang Digital

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:27 WITA

Polda Kalsel Musnahkan 128,7 Kilogram Sabu Senilai Rp231 Miliar, Lima Tersangka Diamankan

Berita Terbaru