Geopark Meratus Kembangkan Model Ekonomi Berkelanjutan, Lahan Bekas Tambang Disulap Jadi Potensi Baru

- Kontributor

Rabu, 29 April 2026 - 09:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pengelola Geopark Meratus terus mendorong pengembangan kawasan berbasis prinsip berkelanjutan dengan mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi.

Wakil Sekretaris Badan Pengelola Geopark Meratus, Theodorik Rizal Manik, mengatakan bahwa tantangan utama dalam pengelolaan kawasan adalah kondisi geografis yang sebagian berada di wilayah pertambangan.

“Sebagian kawasan Geopark Meratus merupakan area tambang batu bara, intan, hingga emas. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk kita kelola secara berkelanjutan,” ujarnya di Banjarbaru, Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, pendekatan Geopark harus mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, tidak hanya bergantung pada sektor ekstraktif seperti pertambangan.

“Kita ingin Geopark ini menjadi alternatif ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat,” jelasnya.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah kerja sama dengan Badan Restorasi Lingkungan Jerman (BGR) melalui dukungan hibah internasional yang dikoordinasikan bersama Bappenas dan Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk akademisi dari ITB, IPB, dan Unpad untuk merancang rehabilitasi lahan bekas tambang agar bisa dimanfaatkan kembali,” ungkap Theodorik.

Ia menjelaskan, salah satu inovasi yang dikembangkan adalah pemanfaatan lahan bekas tambang untuk peternakan dengan menanam rumput gajah sebagai pakan ternak.

“Lahan bekas tambang bisa direhabilitasi dan dimanfaatkan untuk peternakan sapi atau kambing. Ini melibatkan masyarakat sekitar dan membuka peluang ekonomi baru,” katanya.

Selain itu, penguatan sektor kuliner melalui program Geofood juga menjadi strategi penting dalam meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Kita ingin kuliner khas seperti ketupat kandangan, soto Banjar, dan cabe hiyung bisa dikenal hingga mancanegara. Jika permintaan meningkat, maka pelaku UMKM juga akan ikut berkembang,” ujarnya.

Di sisi kelembagaan, Badan Pengelola Geopark Meratus juga tengah melakukan penguatan tata kelola organisasi agar lebih mandiri dan profesional.

“Kita sedang menyesuaikan struktur organisasi, termasuk membentuk divisi keuangan agar bisa mengelola hibah dan bantuan secara lebih optimal,” jelasnya.

Ia berharap, dengan berbagai langkah tersebut, Geopark Meratus dapat menjadi katalisator pembangunan berkelanjutan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Geopark ini bukan hanya tentang pariwisata, tetapi juga tentang bagaimana kita meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tutupnya. MC Kalsel/dam

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Dinas Pariwisata Kalsel Susun Rencana Aksi Strategis Dongkrak Ekonomi Daerah
Pasokan Bawang Tetap Aman Pasca Kebakaran di Pasar Harum Manis Banjarmasin
Fokus Penguatan Data Kawasan Industri, Kalsel Dorong Percepatan Hilirisasi dan Target Pertumbuhan Ekonomi
Dorong UMKM Go Global, Disdag Kalsel Gelar Pelatihan Akselerasi Produk Lokal ke Pasar Internasional
FTI Kalsel Kirim Atlet Youth, Siap Uji Mental di Kejurnas Triathlon 2026
Sinkronisasi Perencanaan 2027, DPKP Kalsel Tekankan Efektivitas Anggaran dan Ketahanan Pangan
Dorong Penguatan Ekosistem, Diskop UKM Kalsel Gelar Workshop Kewirausahaan bagi UMKM
Peran Dasawisma Jadi Kunci Pendataan dan Perbaikan RTLH

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:57 WITA

Dinas Pariwisata Kalsel Susun Rencana Aksi Strategis Dongkrak Ekonomi Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:52 WITA

Pasokan Bawang Tetap Aman Pasca Kebakaran di Pasar Harum Manis Banjarmasin

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:11 WITA

Fokus Penguatan Data Kawasan Industri, Kalsel Dorong Percepatan Hilirisasi dan Target Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:06 WITA

Dorong UMKM Go Global, Disdag Kalsel Gelar Pelatihan Akselerasi Produk Lokal ke Pasar Internasional

Senin, 4 Mei 2026 - 18:50 WITA

Sinkronisasi Perencanaan 2027, DPKP Kalsel Tekankan Efektivitas Anggaran dan Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Adv Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Mantapkan Langkah Menuju Adipura 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:26 WITA