Gubernur Muhidin Lantik Pengurus BAZNAS Kalsel, Tekankan Penyaluran Zakat Tepat Sasaran

- Kontributor

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah sempat tertunda selama beberapa bulan, kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan akhirnya resmi dilantik oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jumat (8/5/2026).

Pelantikan ini menjadi angin segar bagi penguatan lembaga amil zakat di Banua dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat.

​Pada kesempatannya Muhidin menyoroti distribusi dana zakat agar berkaca pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Ia menekankan pentingnya akurasi data penerima (mustahik) agar dana yang terkumpul benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mereka yang berhak.

“Saya berharap kehadiran pengurus yang baru diharapkan mampu membawa inovasi dalam penghimpunan maupun penyaluran zakat, infak, dan sedekah secara lebih transparan dan akuntabel,” ujar Muhidin.

Ia berharap BAZNAS Kalsel tidak hanya menjadi lembaga administratif, tetapi menjadi motor penggerak ekonomi syariah yang nyata dirasakan manfaatnya oleh masyarakat berpenghasilan rendah di seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

“Pelantikan BAZNAS ini sempat tertunda selama 2-3 bulan. Kini, setelah resmi dilantik, kita berharap pengurus dapat langsung tancap gas menjalankan program-program strategisnya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kalsel yang baru, Ilham mengatakan Baznas Kalsel berkomitmen untuk memperketat pengawasan distribusi, baik untuk program konsumtif maupun pemberdayaan ekonomi, guna memastikan seluruh dana kembali kepada umat sesuai dengan syariat delapan asnaf.

Hal ini senada dengan keinginan Gubernur Kalsel, H. Muhidin yang menekankan distribusi zakat bisa akuntabel dan tepat sasaran.

​”Pak Gubernur Kalimantan Selatan telah mengingatkan, jangan sampai penyaluran dana zakat itu salah sasaran. Artinya, memang betul-betul dana zakat itu diperuntukkan kepada mustahik yang berhak menerimanya,” tegas Ilham.

Pada tahun 2026, Baznas mematok target optimis untuk pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah yakni sebesar Rp75 miliar. Hingga saat ini, realisasi pengumpulan telah mencapai angka 39 persen.

​Ilham mengakui adanya sedikit keterlambatan dalam mencapai target akibat masa transisi kepemimpinan, namun mereka tetap optimis dapat mengejar ketertinggalan dalam beberapa bulan ke depan.

​”Kami akan kejar target itu dalam beberapa bulan ini, paling tidak 80 sampai 90 persen terpenuhi dari target pusat sebesar 75 miliar rupiah,” pungkasnya. MC Kalsel/Jml

Berita Terkait

Satpol PP dan Damkar Kalsel Backup Pengamanan Aksi Unjuk Rasa LSM Sakutu
Setelah 34 Tahun Berdiri, Rumah Jabatan Gubernur Kalsel Direhab Menyeluruh untuk Kembalikan Fungsi dan Nilai Arsitektur
Museum Lambung Mangkurat Perkuat Inklusivitas Melalui Program Belajar Bersama Bahasa Isyarat
Ambil Langkah Cepat, Sekda Kalsel Tegaskan Satgas Penanganan Kelangkaan BBM Segera Dibentuk
RSJ Sambang Lihum Dorong Penanganan Kesehatan Mental Berbasis Komunitas
RSJ Sambang Lihum Perluas Fungsi Sebagai Pusat Informasi Kesehatan Jiwa
Review RP3KP Kalsel, DPRKP Dorong Sinkronisasi Perencanaan Perumahan dan Kawasan Permukiman
Kebun Raya Banua Kembangkan Riset Tumbuhan Obat Berbasis Pengetahuan Lokal

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:44 WITA

Satpol PP dan Damkar Kalsel Backup Pengamanan Aksi Unjuk Rasa LSM Sakutu

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:48 WITA

Setelah 34 Tahun Berdiri, Rumah Jabatan Gubernur Kalsel Direhab Menyeluruh untuk Kembalikan Fungsi dan Nilai Arsitektur

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:47 WITA

Museum Lambung Mangkurat Perkuat Inklusivitas Melalui Program Belajar Bersama Bahasa Isyarat

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:44 WITA

Ambil Langkah Cepat, Sekda Kalsel Tegaskan Satgas Penanganan Kelangkaan BBM Segera Dibentuk

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:15 WITA

RSJ Sambang Lihum Dorong Penanganan Kesehatan Mental Berbasis Komunitas

Berita Terbaru