Panen Perdana Padi Apung di Sungai Tabuk, DPKP Kalsel Dorong Pemanfaatan Lahan Rawa

- Kontributor

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan panen perdana padi apung di Laboratorium PTPH Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kamis (21/5/2026). 

Kegiatan ini merupakan bagian dari bantuan program padi apung tahun 2025 untuk mendukung peningkatan produksi pangan di lahan rawa dan pasang surut.

Panen dilakukan langsung oleh Kepala DPKP Kalsel, Syamsir Rahman yang diwakili Kepala Bidang Tanaman Pangan, Masliyana, bersama Kepala Laboratorium PTPH Sungai Tabuk, Siti Sa’adah, serta staf laboratorium.

Dalam kegiatan tersebut, program padi apung menggunakan alokasi sebanyak 250 styrofoam dengan varietas Inpari 42. Dari hasil ubinan diperoleh rata-rata 683 gram per styrofoam atau setara 3,6 ton gabah kering panen (GKP) per hektare.

Kabid Tanaman Pangan DPKP Kalsel, Masliyana mengatakan hasil panen perdana ini masih belum maksimal karena budidaya padi apung masih berada pada tahap percobaan, khususnya dalam menentukan komposisi media tanam yang paling tepat.

“Panen ini menjadi tahap awal pengembangan padi apung. Hasilnya memang belum optimal karena masih dilakukan penyesuaian media tanam yang sesuai agar produktivitas dapat meningkat,” katanya.

Menurutnya, pengembangan teknologi padi apung menjadi salah satu solusi pertanian pada wilayah rawa lebak dan lahan pasang surut yang selalu tergenang air. Dengan metode tersebut, lahan yang sebelumnya sulit ditanami tetap dapat dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan daerah.

Selain sebagai uji coba budidaya, kegiatan panen padi apung juga menjadi sarana edukasi bagi siswa, mahasiswa magang, maupun petani yang ingin mempelajari teknologi pertanian adaptif di lahan rawa.

“DPKP Kalsel berharap pengembangan padi apung dapat terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya percepatan produksi pangan sekaligus mendukung program swasembada pangan di Kalimantan Selatan,” ujarnya. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Youth Bootcamp 2026 Jadi Ruang Diskusi Pemuda Kalsel Hadapi Dinamika Informasi Digital
Dispora Kalsel Bekali Pemuda HST, HSS dan Tapin dengan Kompetensi Kepemimpinan
Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan Perkuat Validitas DTSEN, Dinsos Kalsel Tingkatkan Kapasitas Operator SIKS-NG
Disnakertrans Kalsel Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi untuk Tingkatkan Daya Saing Pencari Kerja
Pemprov Kalsel Dorong Peningkatan Kompetensi Pencari Kerja Melalui Pelatihan Berbasis Kompetensi
PUPR Kalsel Gelar Bimtek Bangunan Gedung untuk Tingkatkan SDM Konstruksi
Tema “Soul of Borneo” Jadi Arah Pengembangan Geopark Meratus 2026, 54 Geosite Siap Tarik Wisatawan
Dishut Kalsel dan Tenaga Ahli Gubernur Sinkronkan Strategi Pengelolaan Kehutanan Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:39 WITA

Youth Bootcamp 2026 Jadi Ruang Diskusi Pemuda Kalsel Hadapi Dinamika Informasi Digital

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:32 WITA

Panen Perdana Padi Apung di Sungai Tabuk, DPKP Kalsel Dorong Pemanfaatan Lahan Rawa

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:23 WITA

Dispora Kalsel Bekali Pemuda HST, HSS dan Tapin dengan Kompetensi Kepemimpinan

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:35 WITA

Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan Perkuat Validitas DTSEN, Dinsos Kalsel Tingkatkan Kapasitas Operator SIKS-NG

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:09 WITA

Disnakertrans Kalsel Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi untuk Tingkatkan Daya Saing Pencari Kerja

Berita Terbaru