DPKP Kalsel Siapkan Pelatihan Penggunaan Test Kit untuk Pengelola SPPG

- Kontributor

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat pengawasan keamanan pangan untuk mendukung program pemenuhan gizi masyarakat. Pada Juni 2026, DPKP Kalsel akan menggelar pelatihan penggunaan test kit bagi pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru.

Pelatihan tersebut ditargetkan diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari pengelola SPPG di dua daerah tersebut. Kegiatan akan dilaksanakan di Kantor DPKP Provinsi Kalimantan Selatan dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang keamanan pangan segar asal tumbuhan.

Kepala DPKP Kalsel, Syamsir Rahman, melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Muhammad Maulidinsyah Sarasakti, mengatakan pelatihan ini merupakan bentuk fasilitasi pemerintah daerah agar pengelola SPPG mampu memanfaatkan peralatan pemeriksaan pangan yang telah dibagikan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Pada bulan Juni ini kami sudah mengagendakan pelatihan bagi pengelola SPPG. Target peserta sebanyak 60 orang yang berada di wilayah Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru. Untuk sementara dua daerah ini yang menjadi prioritas,” ujarnya di Banjarbaru, Selasa (2/6/2026).

Menurut Maulidinsyah, pihaknya masih mempertimbangkan kemungkinan mengundang perwakilan SPPG dari Kota Banjarmasin. Namun hal tersebut masih akan dibahas lebih lanjut secara internal sebelum diputuskan.

Dalam pelatihan nanti, peserta akan mendapatkan materi terkait penggunaan test kit untuk pengawasan pangan segar asal tumbuhan, khususnya komoditas sayur dan buah. Materi tersebut dinilai penting mengingat banyak SPPG di Kalimantan Selatan telah menerima bantuan peralatan pengujian dari BGN, namun belum seluruhnya memahami fungsi maupun tata cara penggunaannya.

“Di lapangan kami menemukan bahwa masih ada pengelola SPPG yang belum memahami tujuan dan cara penggunaan test kit yang telah dibagikan. Karena itu kami berinisiatif memfasilitasi pelatihan agar peralatan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal,” jelasnya.

Ia menambahkan, sasaran utama pelatihan adalah petugas yang membidangi gizi di masing-masing SPPG. Selain itu, tenaga yang bertugas di bagian dapur dan pengolahan makanan juga akan dilibatkan karena berperan langsung dalam penyediaan menu bagi penerima manfaat.

Melalui pelatihan ini, DPKP Kalsel berharap seluruh peserta mampu melakukan pemeriksaan sederhana terhadap kualitas pangan segar yang digunakan sebagai bahan baku makanan. Dengan demikian, keamanan dan mutu pangan yang disajikan kepada peserta didik dapat lebih terjamin.

Tidak hanya memberikan pelatihan teknis penggunaan test kit, DPKP Kalsel juga akan menyampaikan edukasi mengenai pemilihan pangan segar asal tumbuhan yang layak dikonsumsi. Materi tersebut mencakup cara mengenali sayur dan buah yang aman, berkualitas, serta memenuhi standar konsumsi untuk mendukung kebutuhan gizi anak-anak.

“Selain penggunaan test kit, kami juga akan memberikan edukasi terkait pangan segar asal tumbuhan, seperti sayur dan buah yang baik serta layak dikonsumsi oleh peserta didik. Harapannya, kualitas makanan yang disajikan kepada anak-anak semakin terjamin dari sisi keamanan maupun nilai gizinya,” pungkasnya. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Disdikbud Kalsel Fokus Inklusivitas dan Keberlanjutan untuk Tingkatkan Nilai IPK
Rakor Rancangan Pergub Penyelenggaraan Posyandu Wasaka 6 SPM, Ketua TP Posyandu Provinsi Kalsel Perkuat Tata Kelola Pelayanan Dasar Berbasis Keluarga dan Masyarakat
Seleksi BUMDesa Terbaik Kalsel 2026 Masuki Tahap Verifikasi, Lima Besar Segera Ditetapkan
Hingga Mei 2026, Luas Tambah Tanam Padi di Kalsel Tembus 244.873 Hektare
Jelang Pelaksanaan PKN Tingkat II, BPSDMD Kalsel Perkuat Koordinasi dan Persiapan
BPSDMD Kalsel Buka Latsar CPNS Angkatan I-VII Tahun 2026, Cetak ASN Profesional dan Adaptif di Era Digital
Pemprov Kalsel Resmikan Kafe Forester 3, Dorong Optimalisasi Aset dan Peningkatan PAD
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Pemprov Kalsel Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan dan Perdamaian

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:50 WITA

Disdikbud Kalsel Fokus Inklusivitas dan Keberlanjutan untuk Tingkatkan Nilai IPK

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:49 WITA

Rakor Rancangan Pergub Penyelenggaraan Posyandu Wasaka 6 SPM, Ketua TP Posyandu Provinsi Kalsel Perkuat Tata Kelola Pelayanan Dasar Berbasis Keluarga dan Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:28 WITA

Seleksi BUMDesa Terbaik Kalsel 2026 Masuki Tahap Verifikasi, Lima Besar Segera Ditetapkan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:26 WITA

Hingga Mei 2026, Luas Tambah Tanam Padi di Kalsel Tembus 244.873 Hektare

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:24 WITA

DPKP Kalsel Siapkan Pelatihan Penggunaan Test Kit untuk Pengelola SPPG

Berita Terbaru