Disdikbud Kalsel Optimalkan Tracer Study untuk Tingkatkan Penyerapan Lulusan SMK

- Kontributor

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan terus berkomitmen untuk memetakan serta menyerap lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar dapat langsung terjun ke dunia kerja. Salah satu langkah strategis yang dijalankan adalah memaksimalkan program penelusuran lulusan dari kementerian, yang dikenal sebagai Tracer Study.

Dari data Tracer Study, tercatat jumlah lulusan yang dilacak terus mengalami fluktuasi yang cukup besar dalam dua tahun terakhir.

“Ada program dari kementerian namanya Tracer Study, yaitu pelacakan lulusan. Tahun 2024 itu sekitar 17.000 lulusan, tahun 2025 sekitar 16.000 lulusan. Dari data itu ada 10 indikator,” ujar Kepala Disdikbud Kalsel, Abdul Rahim melalui Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter, Abdurrahman, Kamis (11/6/2026).

Berdasarkan data yang terkumpul dari indikator-indikator tersebut, mayoritas alumni SMK sebenarnya sudah terserap ke berbagai sektor produktif, baik yang bekerja di perusahaan maupun yang memilih jalur mandiri.

“Memang dari indikator itu, kalau kita lihat, kita punya data sebenarnya sekitar hampir 80 persen siswa kita itu bekerja. Jadi maksudnya begini ya, ada yang bekerja dalam artian membuka usaha sendiri, ada juga bekerja di perusahaan atau dunia usaha dunia industri. Ada juga yang melanjutkan kuliah. Nah, itu di dalam sistem dia tidak disebut menganggur,” jelasnya.

Kendati demikian, Abdurrahman mengakui bahwa tantangan utama di lapangan adalah kesadaran para alumni untuk melapor setelah mereka lulus sekolah. Kurangnya pelaporan ini berdampak pada tingginya angka pengangguran lulusan SMK yang tercatat di tingkat nasional.

“Cuma biasanya, kadang anak-anak kita itu dia setelah lulus itu tidak melaporkan. Nah, sehingga secara nasional memang SMK itu tuntutannya lebih,” tambahnya.

Menyikapi fenomena ini, Disdikbud Kalsel bergerak cepat dengan menyusun sejumlah langkah konkret demi mengoptimalkan penyerapan tenaga kerja. Menindaklanjuti arahan dari pimpinan, Disdikbud Kalsel pun mendorong adanya komitmen bersama dengan perusahaan tempat para siswa melakukan magang, serta memperbanyak pembukaan kelas industri di sekolah-sekolah yang potensial.

“Sebagaimana arahan pimpinan, Pak Kadis dan Pak Kabid, kami mengusahakan apabila anak-anak itu dia magang di tempat perusahaan, kami berharap juga perusahaan itu bisa merekrut mereka untuk bekerja. Kemudian juga kepala sekolah yang memiliki potensi itu mereka membuka kelas industri,” papar Abdurrahman.

Ia mencontohkan, salah satu bentuk kelas industri yang sudah berjalan baik adalah kerja sama di jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).

“Kelas industri itu memang disiapkan langsung bekerja setelah lulus. Ini misalnya dari Axioo jurusan TKJ, daftarnya itu ada seleksi tersendiri, masuk itu langsung disambung oleh perusahaan,” urainya.

Di akhir keterangannya, Abdurrahman tidak menampik adanya kendala dalam memetakan berbagai skala perusahaan. Namun, upaya tersebut kini mulai membuahkan hasil dalam beberapa bulan terakhir demi menekan angka pengangguran secara signifikan.

“Dalam beberapa bulan ini kami sudah memetakan berapa jumlah DUDI (Dunia Usaha Dunia Industri). Kemudian kami memohon juga kepada perusahaan, kalau memang dia berbakat bisa langsung direkrut untuk mengurangi pengangguran lulusan SMK,” pungkasnya. MC Kalsel/Jml

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Forum Daerah Bersuara, Sinkronisasi Pelaksanaan 10 Program Direktif Presiden Bersama Pemerintah Daerah
Dispora Kalsel Lanjutkan Insentif Atlet dan Pelatih Berprestasi, Fokus Siapkan PON Mendatang
Tapin Jadi Lokus Prioritas, Pokja PKP Kalsel Susun Langkah Terpadu Pembangunan Permukiman
Dinas PUPR Kalsel Percepat Penataan Lanskap Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari
RSGM Gusti Hasan Aman Sosialisasikan SI BEKANTAN NASAR, Perkuat Transformasi Digital Pengelolaan Alat dan Sarana Prasarana
Dispora Kalsel Bekali Wirausaha Muda Kuasai Strategi Pemasaran Digital
Perkuat Ekosistem Digital, Diskominfo Kalsel Hadiri Forkomsanda di DIY
RSGM Gusti Hasan Aman Luncurkan Dashboard JARGON, Perkuat Monitoring dan Kualitas Layanan Kesehatan Gigi

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:37 WITA

Forum Daerah Bersuara, Sinkronisasi Pelaksanaan 10 Program Direktif Presiden Bersama Pemerintah Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:35 WITA

Dispora Kalsel Lanjutkan Insentif Atlet dan Pelatih Berprestasi, Fokus Siapkan PON Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:34 WITA

Tapin Jadi Lokus Prioritas, Pokja PKP Kalsel Susun Langkah Terpadu Pembangunan Permukiman

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:32 WITA

Dinas PUPR Kalsel Percepat Penataan Lanskap Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:00 WITA

Disdikbud Kalsel Optimalkan Tracer Study untuk Tingkatkan Penyerapan Lulusan SMK

Berita Terbaru