Wujudkan Ketahanan Pangan, Bupati Kotabaru Dukung Penuh Program WEFSRID

- Kontributor

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTABARU, RADARBANUA – Bupati Kotabaru Muhammad Rusli, S. Sos melakukan audiensi dengan Direktur Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri RI, Iwan Kurniawan, ST. MM. Kamis (11/06/2026) Jakarta.

Bupati secara langsung menyampaikan minat Pemerintah Kabupaten Kotabaru untuk mengikuti program Water Energy Food Security for Regional Integrated Develoment (WEFSRID) serta menyampaikan usulan pembangunan Embung Seratak dan Jaringan Irigasi Teknis Embung Seratak sebagai langkah strategis memperkuat sektor pertanian dan ketahanan air di daerah Kabupaten Kotabaru, dalam mendukung program ketahanan pangan.

Bupati menegaskan program WEFSRID sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, khsususnya pada ketahanan pangan dan Misi Kabupaten Kotabaru mewujudkan transformasi ekonomi untuk meningkatkan produktivitas daerah.

Program tersebut dinilai sangat relevan dan strategis untuk menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan di daerah, dengan kebutuhan Kabupaten Kotabaru, ketahanan pangan dan sumber daya air yang harus disiapkan melalui pembangunan Waduk dan Irigasi Teknis Waduk Seratak.

“Berharap, usulan tersebut bisa disetujui dan dilaksanakan secepat mungkin sehingga kebutuhan air bersih di Kabupaten Kotabaru bisa terpenuhi dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Syairi Mukhlis, S. Sos, menambahkan, Kabupaten Kotabaru juga salah satu daerah dari 13 Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Selatan yang mendapat mandat Pemerintah Pusat terkait program Ketahanan Pangan, hanya saja terkendala dengan kondisi air.

“Embung seratak ini salah satu program prioritas yang harus kami laksanakan, karena Kotabaru ketika musim kemarau sangat kekurangan air, dan untuk mengatasinya itu, Embung seratak lah solusinya, karena kapasitas yang disediakan cukup besar, dan hasil kajian akan mencukupi wilayah Pulau Laut, termasuk untuk pertanian,” paparnya.

Ia juga berharap, untuk panen padi yang setiap tahun sekali dengan adanya embung seratak bisa mejadi dua hingga tiga kali panen dalam setahun dalam rangka mendukung program pusat atau Asta Cita Presiden RI.

“Kami berharap program Water Energy Food Security for Regional Integrated Develoment (WEFSRID), Kabupaten Kotabaru menjadi salah satu yang ikut berpartisipasi untuk disetujui dan didukung Kementerian Dalam Negeri,” harapnya.

Jelasnya, Waduk seratak juga akan menjadi sumber air bersih untuk keperluan di Kabupaten Kotabaru dengan di integrasikan dengan beberapa embung yang sudah ada.

“Kondisi Kabupaten Kotabaru apabila kemarau 1-2 bulan, masyarakatnya harus membeli air tong masyarakat yang diantar kerumah-kerumah, oleh karena itu, ketika embung seratak ini selesai akan kami integrasikan dengan beberapa embung yang sudah ada, untuk disuplay ke dalam kota,” jelasnya.

Ia juga yakin, ketika Embung Seratak selesai dibangun, Kabupaten Kotabaru akan bebas dari masalah air sehingga pertanian dapat tumbuh dan berkembang, karena mengingat Kabupaten Kotabaru memiliki lahan yang cukup, hanya saja sistem perairannya yang kurang mendukung.

Selain itu, Wakil juga kembali memaparkan, melalui program WEFSRID untuk persedian bahan bagi program pemerintah pusat terutama seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan SPPG yang ada didaerah Kabupaten Kotabaru.

Sementara itu, Direktur Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri RI, Iwan Kurniawan, ST. MM memamaparkan, WEFSRID adalah sebuah program yang berfokus pada penguatan ketahan air, energi, dan pangan secara terintegrasi.

Pihaknya juga akan menindaklanjuti permintaan Pemerintah Kabupaten Kotabaru, melalui zoom untuk berdiskusi, melengkapi pemenuhan kriterianya yang harus dipenuhi, dan melalukan kunjungan lapangan.

Kehadiran Bupati, Wakil Bupati dan Ketua DPRD Kotabaru dalam audiensi tersebut sebagai wujud nyata komitmen mendukung program Pemerintah Pusat Melalui pendekatan WEFSRID, untuk mengelola sumber daya alam secara terpadu sehingga sektor pertanian, peternakan, air, dan energi dapat saling mendukung dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

Turut mendampingi Bupati Kotabaru, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Wakil Ketua I DPRD, Wakil Ketua II DPRD, Kepala Dinas PUPR, Plt. Kepala Bapperida, Kepala Badan Kesbangpol, Perkimtan, Bapenda, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Direktur PDAM Kotabaru.

Berita Terkait

Maulid Nabi Jadi Momentum Muslimat NU Kotabaru Perkuat Silaturahmi dan Keteladanan
Bangun Budaya Baca Sejak Dini, Dispersip Kotabaru Gelar Story Telling Bersama PT Arutmin
Pemkab Kotabaru Buka Rakor Karhutla dan Bencana Kekeringan
Rakor TIMPORA Kotabaru Dorong Pengawasan Orang Asing Lintas Sektor
Pemkab Kotabaru Optimis, Desa Tegalrejo Wakili Kalsel dalam Penilaian Desa PHBS 2026
Pemkab Kotabaru Lantik Pejabat JPT dan Pengawas
Serunya Anak TK Mengenal Literasi Lewat Cerita Kura-Kura dan Monyet
Pemerintah Daerah Kotabaru Hadiri Haul Guru Cantung yang ke 23

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:02 WITA

Maulid Nabi Jadi Momentum Muslimat NU Kotabaru Perkuat Silaturahmi dan Keteladanan

Kamis, 10 September 2026 - 20:04 WITA

Bangun Budaya Baca Sejak Dini, Dispersip Kotabaru Gelar Story Telling Bersama PT Arutmin

Selasa, 8 September 2026 - 21:13 WITA

Pemkab Kotabaru Buka Rakor Karhutla dan Bencana Kekeringan

Selasa, 8 September 2026 - 20:11 WITA

Rakor TIMPORA Kotabaru Dorong Pengawasan Orang Asing Lintas Sektor

Selasa, 8 September 2026 - 19:09 WITA

Pemkab Kotabaru Optimis, Desa Tegalrejo Wakili Kalsel dalam Penilaian Desa PHBS 2026

Berita Terbaru

Adv Kotabaru

Pemkab Kotabaru Buka Rakor Karhutla dan Bencana Kekeringan

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:13 WITA

Adv Kotabaru

Rakor TIMPORA Kotabaru Dorong Pengawasan Orang Asing Lintas Sektor

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:11 WITA