Dukung Ketahanan Pangan dan Kendali Inflasi, Wamenko Pangan Panen Cabai di Angkinang

- Kontributor

Senin, 15 Juni 2026 - 20:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq melakukan panen cabai di lahan Kelompok Tani (Poktan) Gawi Bersama, Desa Tawia, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Senin (15/6/2026) sore.

Kegiatan tersebut turut didampingi Bupati HSS H. Syafrudin Noor, Wakil Bupati HSS H. Suriani, jajaran Forkopimda, kepala SKPD Kabupaten HSS, serta sejumlah kepala SKPD Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Hadir di antaranya Kepala Bappeda Kalsel, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan, Kepala Dinas Kehutanan, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

Panen cabai tersebut merupakan bagian dari program prioritas nasional Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) yang menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga komoditas strategis.

Dalam keterangannya, Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa cabai merupakan salah satu komoditas yang memiliki pengaruh besar terhadap laju inflasi di Kalimantan Selatan. Karena itu, kontribusi Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam menjaga pasokan dan kestabilan harga cabai dinilai sangat penting.

“Cabai menjadi salah satu penyumbang inflasi di Kalimantan Selatan. Kontribusi Hulu Sungai Selatan sangat besar dalam menjaga kestabilan harga komoditas ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, fluktuasi harga cabai terjadi sangat cepat sehingga memerlukan pengelolaan rantai pasok yang baik dari tingkat petani hingga pasar. 

Menurutnya, informasi harga dari hilir hingga hulu harus terus dipantau agar tidak merugikan petani maupun konsumen.

“Kita tahu harga cabai bisa naik turun dengan cepat. Bahkan pergerakan harganya bisa berubah setiap jam. Karena itu, informasi harus dikawal bersama agar rantai pasok berjalan baik dan petani tidak dirugikan,” katanya.

Selain persoalan pasar, Hanif juga menyoroti karakteristik tanaman cabai yang membutuhkan perawatan intensif. Tanaman ini cukup sensitif terhadap kondisi cuaca, terutama curah hujan yang tinggi, sehingga memerlukan ketelatenan dalam proses budidaya.

Desa Tawia sendiri menjadi salah satu desa yang diusulkan masuk dalam program KSPEAN. Di kawasan tersebut direncanakan pengembangan lahan pertanian cabai seluas 20 hektare. Saat ini, sekitar 5 hektare lahan telah ditanami cabai oleh Poktan Gawi Bersama.

Pengembangan kawasan cabai di Desa Tawia diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian daerah, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi melalui ketersediaan pasokan cabai yang berkelanjutan di Kalimantan Selatan. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru