Wamenko Pangan RI Tinjau KSPEAN di Tanah Bumbu, Pemkab Dukung Integrasi Sapi-Sawit

- Kontributor

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATULICIN – Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan RI, Hanif Faisol Nurofiq meninjau Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) Kalimantan Selatan, Selasa (16/6/2026) di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu.

Kunjungan dilakukan untuk melihat langsung Program Pemberdayaan Peternakan Sapi Berkelanjutan Terintegrasi Perkebunan Kelapa Sawit dengan Kehutanan dan Pertanian (P2SHP) yang dikembangkan PT Buana Karya Bhakti.

Bupati Andi Rudi Latif melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Eryanto Rais dalam sambutannya mengatakan. Kabupaten Tanah Bumbu memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan beragam. Potensi tersebut perlu dikelola secara terpadu sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu juga menyatakan komitmen penuh untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat. Dalam mewujudkan kawasan swasembada pangan, energi, dan air.

“Kami siap berkolaborasi, serta mendukung berbagai langkah strategis yang akan dirumuskan demi keberhasilan program ini” ucapnya.

Wamenko Bidang Pangan RI Hanif Faisol Nurofiq

Wamenko Bidang Pangan RI, Hanif Faisol Nurofiq. Mengatakan integrasi antara perkebunan sawit dan peternakan sapi memiliki potensi besar untuk memperkuat ketahanan pangan hewani nasional.

Menurutnya, model integrasi sawit dan sapi yang diterapkan perusahaan tersebut telah membuktikan keberhasilannya. Dari populasi awal sekitar 300 ekor sapi pada 2016, kini berkembang menjadi hampir 1.500 ekor melalui sistem pembiakan alami.

Selain meningkatkan populasi ternak, program integrasi sawit-sapi juga memberikan manfaat bagi sektor perkebunan. Kehadiran sapi membantu menekan biaya pembersihan gulma hingga 50–70 persen. Sekaligus meningkatkan kesuburan tanah melalui pupuk organik yang dihasilkan dari kotoran ternak.

Wamenko Bidang Pangan RI Hanif Faisol Nurofiq

Sementara itu, Ranch Manager PT Buana Karya Bhakti, Wahyu Darsono, menjelaskan bahwa perusahaan memulai program tersebut dengan investasi sekitar Rp6 miliar untuk pengadaan 300 ekor sapi beserta infrastruktur pendukung pada 2016.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalimantan Selatan, Suparmi, menyebut program integrasi sawit-sapi di PT Buana Karya Bhakti telah ditetapkan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian sebagai role model nasional. (rel mc.tanahbumbu/mc.kalimantanselatan)

Berita Terkait

100 Calon Agen Perlinsos Ikuti Aktivasi IKD di Kecamatan Kusan Hulu Kabupaten Tanah Bumbu
Bupati Andi Rudi Latif Dorong Sekolah Pangan, Perkuat Menu Ikan untuk Cegah Stunting
Tanah Bumbu Launching Dashboard AKSI SIMPATI untuk Pengelolaan Sampah Terpadu
Pemkab Tanah Bumbu Bagikan Masker Gratis, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla
TP PKK Tanah Bumbu Terima Kunjungan Evaluasi, Fokus Tingkatkan Kualitas Program
Bupati Andi Rudi Latif Setujui Pembahasan Dua Raperda Inisiatif DPRD
Cooking Class Tanah Bumbu Dorong Generasi Emas dengan Inovasi Olahan Ikan Sehat
Ratusan Pelajar SLTA di Tanah Bumbu Ikuti Aksi Go To School Wawasan Kebangsaan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:50 WITA

100 Calon Agen Perlinsos Ikuti Aktivasi IKD di Kecamatan Kusan Hulu Kabupaten Tanah Bumbu

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:55 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Sekolah Pangan, Perkuat Menu Ikan untuk Cegah Stunting

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WITA

Tanah Bumbu Launching Dashboard AKSI SIMPATI untuk Pengelolaan Sampah Terpadu

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:55 WITA

TP PKK Tanah Bumbu Terima Kunjungan Evaluasi, Fokus Tingkatkan Kualitas Program

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:59 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Setujui Pembahasan Dua Raperda Inisiatif DPRD

Berita Terbaru