BI Kalsel Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon untuk Perkuat Pertumbuhan Berkelanjutan

- Kontributor

Senin, 22 Juni 2026 - 17:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Perwakilan Bank Indonesia menyatakan dukungannya terhadap upaya pengembangan ekonomi karbon sebagai salah satu instrumen penguatan ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Selatan.

Hal tersebut disampaikan Ekonom Senior Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Prayudhi Azwar, usai mengikuti Rapat Koordinasi Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Pemanfaatan Potensi Ekonomi Karbon Daerah di Ruang Rapat Besar Lantai 3 Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Banjarmasin, Senin (22/6/2026).

Menurut Prayudhi, Kalimantan Selatan memiliki modal besar untuk mengembangkan ekonomi berbasis lingkungan karena didukung kekayaan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati (biodiversitas) yang melimpah.

“Bank Indonesia Kalimantan Selatan sangat mendukung inisiatif ini. Kalimantan Selatan memiliki kekhasan dengan biodiversitas yang luar biasa, di samping sumber daya alam yang juga sangat kaya. Karena itu, setiap ikhtiar untuk memperkuat ekonomi daerah yang berbasis pada biodiversitas, sumber daya alam, dan penguatan sektor ekonomi hijau akan memberikan dampak yang sangat positif bagi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengembangan perdagangan karbon menjadi salah satu peluang strategis yang dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Melalui mekanisme tersebut, daerah berpotensi memperoleh nilai ekonomi tambahan tanpa harus mengorbankan fungsi ekologis kawasan hutan dan sumber daya alam yang dimiliki.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita dapat memperoleh tambahan pendapatan atau ekstra income dari perdagangan karbon, namun pada saat yang sama tetap mampu menjaga dan mempertahankan kelestarian lingkungan, khususnya hutan-hutan yang menjadi aset penting Kalimantan Selatan,” katanya.

Prayudhi menambahkan, konsep ekonomi karbon dan ekonomi hijau sejalan dengan arah kebijakan Bank Indonesia yang turut mendorong pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Bahkan, Bank Indonesia memiliki unit khusus yang menangani pengembangan ekonomi hijau dan inklusif sebagai bagian dari dukungan terhadap agenda pembangunan nasional.

“Di Bank Indonesia sendiri terdapat departemen yang secara khusus menangani ekonomi hijau dan inklusif. Karena itu, berbagai upaya yang mengarah pada pengembangan ekonomi karbon dan ekonomi hijau tentu menjadi bagian yang akan terus didukung oleh Bank Indonesia,” jelasnya.

Menurutnya, pengembangan ekonomi karbon bukan hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan hidup dan mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan.

“Tujuannya bukan hanya keberlanjutan ekonomi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan hidup. Jadi kedua aspek ini harus berjalan beriringan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya. MC Kalsel/Fuz

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru