PUPR Kalsel Tekankan Infrastruktur Dasar Jadi Kunci Percepatan Penurunan Stunting

- Kontributor

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan bahwa penyediaan infrastruktur dasar yang berkualitas menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penurunan angka stunting. 

Komitmen tersebut diperkuat melalui Sosialisasi Penanganan Stunting melalui Kegiatan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang digelar di Banjarbaru, Kamis (30/7/2026).

Mengusung tema Peran Aktif DPUPR melalui Bidang Cipta Karya dalam Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), Penanganan Stunting melalui Kegiatan Kabupaten/Kota Sehat, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, dan Posyandu di Provinsi Kalimantan Selatan, kegiatan ini menjadi forum memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan, M. Yasin Toyib melalui Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan dan Air Minum Bidang Cipta Karya, Angga Rinaldi Rizal, mengatakan penanganan stunting tidak dapat hanya bertumpu pada intervensi sektor kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan berbagai sektor, terutama penyediaan air minum aman, sanitasi layak, permukiman sehat, serta perubahan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Penanganan stunting memerlukan pendekatan yang menyeluruh. Infrastruktur dasar seperti air minum, sanitasi, dan lingkungan permukiman yang sehat merupakan bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas nasional dalam RPJMN 2025–2029. “Oleh sebab itu, Bidang Cipta Karya DPUPR memiliki peran strategis melalui penyediaan layanan dasar yang berkelanjutan, mulai dari pembangunan sistem penyediaan air minum, sanitasi, penataan kawasan permukiman, hingga dukungan terhadap rumah layak huni sesuai kewenangan pemerintah daerah,” ungkapnya

Menurutnya, keberhasilan pembangunan infrastruktur harus diimbangi dengan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci agar seluruh program mampu memberikan dampak nyata terhadap penurunan stunting.

“Melalui Kabupaten/Kota Sehat, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, Posyandu, Tim Penggerak PKK, pemerintah desa, dan seluruh perangkat daerah, kita menyatukan langkah untuk memperkuat sinergi dalam mendukung percepatan penanganan stunting di Kalimantan Selatan,” tuturnya.

Angga berharap sosialisasi ini mampu menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan mengenai peran masing-masing dalam mendukung penanganan stunting, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor sehingga berbagai program dapat berjalan secara terpadu.

“Kami berharap kegiatan ini melahirkan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas layanan air minum, sanitasi, dan lingkungan permukiman yang pada akhirnya akan mempercepat penurunan angka stunting di Provinsi Kalimantan Selatan,” pungkasnya. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Dinkes Kalsel Dorong Peningkatan Literasi Kesehatan Reproduksi Perempuan untuk Wujudkan Generasi Sehat
Dislautkan Kalsel Jaga Kelestarian Ekosistem Pasir dengan Rehabilitasi Mangrove di Takisung
Dislautkan Kalsel dan Komisi II DPRD Tinjau Budidaya Haruan di HST, Gemar Makan Ikan Ditanamkan Sejak Dini
DLH Kalsel Gencarkan Program Tukar Sampah dengan Sembako, Wujudkan Banua Bersih
Gubernur H. Muhidin Minta Program Tukar Sampah dengan Sembako Berjalan Berkelanjutan
Gubernur H. Muhidin Evaluasi Izin Karbon, Dorong Pengelolaan Hutan untuk Kesejahteraan Masyarakat
Youth Meratus Geopark 2026, Dispora Kalsel Siapkan Pemuda Jadi Pelopor Pelestarian Warisan Banua
PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Veteran Sungai Lulut, Tahap Penguatan Struktur Tanah Rampung

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WITA

Dinkes Kalsel Dorong Peningkatan Literasi Kesehatan Reproduksi Perempuan untuk Wujudkan Generasi Sehat

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:31 WITA

Dislautkan Kalsel Jaga Kelestarian Ekosistem Pasir dengan Rehabilitasi Mangrove di Takisung

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:15 WITA

Dislautkan Kalsel dan Komisi II DPRD Tinjau Budidaya Haruan di HST, Gemar Makan Ikan Ditanamkan Sejak Dini

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:25 WITA

DLH Kalsel Gencarkan Program Tukar Sampah dengan Sembako, Wujudkan Banua Bersih

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:23 WITA

Gubernur H. Muhidin Minta Program Tukar Sampah dengan Sembako Berjalan Berkelanjutan

Berita Terbaru