




Persiapan pelaksanaan Kalsel Expo terus dimatangkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Memasuki tahap akhir persiapan, pembangunan tenda dan booth peserta kini telah rampung dan tinggal menyelesaikan sejumlah pekerjaan dekorasi.
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, mengatakan pembangunan tenda untuk pelaksanaan Kalsel Expo, baik tenda kerucut maupun tenda roder, telah selesai seluruhnya.
“Persiapan pembangunan tenda kerucut maupun tenda roder sudah selesai semua. Hanya booth-booth yang memang perlu penyelesaian. Hari ini booth-booth sudah terpasang, tinggal dekorasinya saja,” ujar Gia di Banjarbaru, Selasa (11/8/2026).
Ia menyebutkan, secara keseluruhan progres persiapan fisik venue telah mencapai 100 persen. Tenda maupun booth peserta telah terpasang dan selanjutnya masing-masing peserta tinggal melakukan penataan serta dekorasi sesuai konsep yang telah disiapkan.
“Kalau booth sudah 100 persen, tenda juga sudah 100 persen. Jadi tinggal dekorasi-dekorasi peserta,” jelasnya.
Menariknya, tingginya antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi dalam Kalsel Expo juga terlihat dari jumlah pelaku UMKM yang ingin mendapatkan tempat berjualan.
Gia mengungkapkan, pemerintah telah menyediakan sekitar 100 tenda khusus bagi UMKM. Namun, jumlah tersebut ternyata masih belum mampu menampung seluruh pelaku UMKM yang berminat mengikuti kegiatan.
“Alhamdulillah, tenda untuk UMKM yang disediakan 100 pun ternyata masih kurang. Banyak yang ingin mengikuti atau berjualan untuk UMKM,” ungkapnya.
Menurut Gia, tingginya permintaan tersebut menunjukkan besarnya animo masyarakat dalam menyambut Kalsel Expo. Selain menjadi ajang pameran dan promosi berbagai produk daerah, kegiatan ini juga dipandang sebagai peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha dan memperoleh tambahan pendapatan.
Kondisi tersebut, lanjutnya, menjadi sinyal positif bagi pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan pedagang kecil.
“Ini menandakan animo masyarakat dalam menyambut Kalsel Expo, memeriahkan Kalsel Expo, dan mencari peluang berjualan atau berdagang di tenda itu ternyata sangat banyak,” katanya.
Gia menilai, partisipasi UMKM yang tinggi menjadi energi positif bagi penyelenggaraan Kalsel Expo. Kehadiran pelaku usaha lokal diharapkan tidak hanya meramaikan kegiatan, tetapi juga memperluas akses pasar dan memperkenalkan produk-produk unggulan Kalimantan Selatan kepada masyarakat.
“Ini tentu energi positif untuk pergerakan ekonomi masyarakat kita, khususnya pelaku UMKM atau pedagang-pedagang kecil,” pungkasnya.
Dengan seluruh tenda dan booth yang telah rampung, persiapan Kalsel Expo kini memasuki tahap akhir, yakni penataan dan dekorasi oleh masing-masing peserta. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap pelaksanaan Kalsel Expo dapat berlangsung meriah sekaligus memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah. MC Kalsel/scw
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id












