Makhruri Dorong Industri Prioritaskan Lulusan SMK dan Tenaga Kerja Lokal Tanah Bumbu

- Kontributor

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, RADARBANUA – Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Makhruri, mendorong perusahaan dan sektor industri memperkuat kerja sama dengan sekolah menengah kejuruan (SMK) guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi lulusan lokal.

Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri harus diwujudkan melalui program yang konkret, mulai dari penyelarasan kompetensi siswa, pelaksanaan magang, hingga komitmen penyerapan tenaga kerja setelah lulus.

Hal tersebut disampaikan Makhruri saat menghadiri kegiatan Link and Match di SMK Negeri 1 Simpang Empat, Kamis (15/10/2026).

Ia menilai, program Link and Match menjadi salah satu langkah strategis untuk mempertemukan kebutuhan tenaga kerja perusahaan dengan kompetensi yang dikembangkan di sekolah kejuruan.

Karena itu, kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya berhenti pada penyediaan tempat magang atau Praktik Kerja Lapangan (PKL), tetapi juga berlanjut pada peluang rekrutmen bagi lulusan yang memenuhi kualifikasi perusahaan.

“Kami berharap kerja sama ini semakin ditingkatkan agar SDM yang ada di Tanah Bumbu dapat dibentuk sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” ujarnya.

DPRD Kawal Kebutuhan Pendidikan

Sebagai Wakil Ketua Komisi I DPRD Tanah Bumbu yang membidangi sektor pendidikan, Makhruri memahami adanya pembagian kewenangan antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi dalam pengelolaan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap perlu berperan aktif memperjuangkan kebutuhan pendidikan masyarakat melalui koordinasi dan mekanisme yang berlaku.

Ia mencontohkan usulan penyediaan fasilitas keselamatan lalu lintas di sekitar lingkungan sekolah yang sempat menghadapi kendala karena perbedaan kewenangan dalam penganggaran.

Menurutnya, persoalan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui komunikasi dan koordinasi bersama pihak sekolah serta instansi terkait agar solusi yang dibutuhkan dapat diwujudkan.

“Kami siap terus berkoordinasi dan mendukung kebutuhan sekolah. Selama masih ada ruang untuk membantu, kami akan berupaya memberikan dukungan demi kepentingan masyarakat,” katanya.

Perusahaan Diminta Perkuat Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Selain mendorong peningkatan kualitas pendidikan, Makhruri menyoroti pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri di Tanah Bumbu.

Ia meminta perusahaan aktif memetakan kebutuhan tenaga kerja dan menjalin komunikasi dengan sekolah agar program pendidikan dan pelatihan benar-benar relevan dengan kebutuhan operasional perusahaan.

Menurutnya, langkah tersebut dapat membantu lulusan SMK memiliki keterampilan yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang tersedia.

Makhruri juga menegaskan bahwa DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap keberadaan perusahaan di daerah, termasuk memperhatikan proporsi penyerapan tenaga kerja lokal.

“Kami akan terus melakukan pengawasan terhadap perusahaan, termasuk melihat seberapa besar penyerapan tenaga kerja lokal dan berapa yang masih berasal dari luar Kabupaten Tanah Bumbu,” tegasnya.

Ia menilai, keterbukaan informasi mengenai kebutuhan dan komposisi tenaga kerja penting untuk mendorong kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat setempat.

Siswa Berprestasi Bisa Disiapkan Sejak Bangku Sekolah

Untuk memperkuat hubungan antara sekolah dan industri, Makhruri mengusulkan penjaringan siswa berprestasi sejak masih menempuh pendidikan.

Melalui skema tersebut, perusahaan dapat mengenali potensi siswa lebih awal, memberikan kesempatan magang yang terarah, serta mempertimbangkan mereka dalam proses rekrutmen setelah menyelesaikan pendidikan.

Ia menegaskan, tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi dan kualifikasi sesuai kebutuhan perusahaan sudah semestinya mendapatkan prioritas dalam proses perekrutan.

“Jika kualifikasi dan kompetensi calon pekerja lokal setara dengan calon dari luar daerah, tenaga kerja lokal sudah sepantasnya mendapat prioritas,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan tersebut berpotensi memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Masyarakat memperoleh kesempatan kerja, sedangkan perusahaan dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja melalui proses penyiapan SDM yang lebih terarah.

Keberlanjutan program Link and Match di SMKN 1 Simpang Empat diharapkan mampu membangun ekosistem pendidikan kejuruan yang terintegrasi dengan dunia usaha dan dunia industri.

Dengan kerja sama yang konsisten antara sekolah, pemerintah, DPRD, dan perusahaan, lulusan SMK di Tanah Bumbu diharapkan semakin siap memasuki dunia kerja serta mampu berkontribusi terhadap pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Berita Terkait

Makhruri Hadiri Peringatan Hari Santri 2026, Pembangunan Kantor MWCNU Mantewe Dimulai
Hasanuddin Imbau Warga Tanah Bumbu Waspada Karhutla dan Kabut Asap
DPRD Tanah Bumbu Kawal RAPBD 2027, Infrastruktur dan Pelayanan Publik Jadi Prioritas
RAPBD 2027 Tanah Bumbu Capai Rp2,888 Triliun, Ini Rincian Pendapatan dan Belanjanya
Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu Hasanuddin Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Kabag Ops Polres
DPRD Tanah Bumbu Usulkan Dua Raperda, Fokus Penanggulangan Kemiskinan dan Pengembangan SDM
DPRD Tanah Bumbu Peringati HUT ke-22, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat
DPRD Tanah Bumbu Kawal Penguatan Syiar Islam, Gunung Antasari Juara Umum MTQN ke-23 Simpang Empat

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:36 WITA

Makhruri Hadiri Peringatan Hari Santri 2026, Pembangunan Kantor MWCNU Mantewe Dimulai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Hasanuddin Imbau Warga Tanah Bumbu Waspada Karhutla dan Kabut Asap

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:31 WITA

Makhruri Dorong Industri Prioritaskan Lulusan SMK dan Tenaga Kerja Lokal Tanah Bumbu

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:29 WITA

DPRD Tanah Bumbu Kawal RAPBD 2027, Infrastruktur dan Pelayanan Publik Jadi Prioritas

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:26 WITA

RAPBD 2027 Tanah Bumbu Capai Rp2,888 Triliun, Ini Rincian Pendapatan dan Belanjanya

Berita Terbaru