Pemkab Kotabaru Mantapkan Komitmen Tekan Stunting Lewat Rembuk Stunting 2025

- Kontributor

Kamis, 22 Mei 2025 - 11:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Kotabaru Mantapkan Komitmen Tekan Stunting Lewat Rembuk Stunting 2025

Pemkab Kotabaru Mantapkan Komitmen Tekan Stunting Lewat Rembuk Stunting 2025

Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru menunjukkan komitmen kuat dalam menurunkan angka stunting melalui pelaksanaan Rembuk Stunting 2025 yang digelar di Ruang Rapat Partisipasi Lantai 3, Bapperida Kotabaru, Kamis (22/05/2025). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis.

Acara strategis tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Asisten Pemerintahan dan Kesra Minggu Basuki, Ketua Tim Penggerak PKK Suci Anisa, Kepala SKPD, camat, hingga seluruh kepala desa se-Kabupaten Kotabaru. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan semangat kolaboratif dalam menangani isu stunting secara menyeluruh.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Syairi Mukhlis menegaskan bahwa rembuk stunting merupakan langkah penting dalam menyinergikan intervensi spesifik dan sensitif yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Ia menyebut, kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen nasional untuk percepatan penurunan stunting menuju visi Indonesia Emas 2045.

“Kami ingin Kotabaru menjadi contoh daerah yang berhasil menurunkan angka stunting dengan pendekatan yang cepat, tepat, dan menyeluruh. Kunci keberhasilan ada pada sinergi lintas sektor serta pelibatan aktif masyarakat, kader, dan tenaga kesehatan,” ujar Syairi.

Sementara itu, Kepala DPPPAPPKB Kotabaru Sri Sulistyani dalam paparannya menyampaikan bahwa prevalensi stunting di Kotabaru berhasil ditekan secara signifikan. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI/SSGI), angka stunting turun dari 31,6% pada 2022 menjadi 20,1% pada 2023.

Sri menambahkan, target pemerintah pusat adalah menurunkan angka stunting secara bertahap menjadi 14,4% pada tahun 2029, dan mencapai 5% pada 2045 sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045.

“Pengalaman sejak 2018 menjadi bekal penting bagi kami. Ke depan, program yang telah terbukti efektif akan terus dilanjutkan, sementara yang belum optimal akan dievaluasi dan diperbaiki,” jelas Sri.

Sebagai bentuk komitmen bersama, seluruh peserta yang hadir menandatangani nota kesepahaman sebagai simbol dukungan nyata dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh di Bumi Saijaan.

Berita Terkait

Duta Genre Kotabaru Sabet Juara 3 dan Duta Sosial Media Tingkat Provinsi Kalsel
PWRI Kotabaru Gelar Malam Keakraban PWRI Se-Kalsel
Pemkab Kotabaru menghadiri Peresmian Masjid Jami Al Hilal Tanjung Batu, Harapkan Jadi Pusat Pembinaan Umat
Pemkab Kotabaru Perkuat Integrasi Layanan Publik, Disdukcapil Jalin Kerja Sama dengan Tiga Instansi
Dorong Pengembangan Pelabuhan, Bupati Kotabaru Audiensi ke Balai KSDA Kalsel
Launching Geopark Collaborative Governance, Perkuat Tata Kelola Lintas Perangkat Daerah
Polres Kotabaru Bersama ASABRI dan BSI Sosialisasi Tentang Pensiun dan Investasi Bagi Anggota
Pemkab Kotabaru Gelar Sosialisasi Potensi Geopark dan Uji Publik Roadmap Geopark

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 22:04 WITA

Duta Genre Kotabaru Sabet Juara 3 dan Duta Sosial Media Tingkat Provinsi Kalsel

Sabtu, 26 September 2026 - 23:03 WITA

PWRI Kotabaru Gelar Malam Keakraban PWRI Se-Kalsel

Sabtu, 26 September 2026 - 22:02 WITA

Pemkab Kotabaru menghadiri Peresmian Masjid Jami Al Hilal Tanjung Batu, Harapkan Jadi Pusat Pembinaan Umat

Rabu, 23 September 2026 - 22:00 WITA

Pemkab Kotabaru Perkuat Integrasi Layanan Publik, Disdukcapil Jalin Kerja Sama dengan Tiga Instansi

Selasa, 22 September 2026 - 20:55 WITA

Dorong Pengembangan Pelabuhan, Bupati Kotabaru Audiensi ke Balai KSDA Kalsel

Berita Terbaru