DPRD Kotabaru Panggil Telkom dan Telkomsel, Bahas Gangguan Jaringan hingga Kompensasi Pelanggan

- Kontributor

Senin, 12 Januari 2026 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTABARU, RADARBANUA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru memanggil manajemen PT Telkom dan Telkomsel guna meminta klarifikasi atas gangguan jaringan telekomunikasi yang kembali terjadi dan berlangsung hingga berhari-hari di wilayah Kabupaten Kotabaru.

Rapat kerja tersebut digelar pada Senin (12/1/2026) di Ruang Rapat DPRD Kotabaru, menyusul banyaknya keluhan masyarakat akibat terhentinya layanan komunikasi, baik telepon, pesan singkat (SMS), maupun akses internet. Gangguan ini dinilai berdampak luas terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotabaru, H. M. Suhartono, menjelaskan bahwa berdasarkan pemaparan pihak operator, gangguan jaringan disebabkan oleh putusnya kabel serat optik Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) pada titik KM 22,8. Kerusakan terjadi di kedalaman sekitar 2 hingga 4 meter akibat erosi yang dipicu kuatnya arus bawah laut dalam beberapa bulan terakhir.

“Gangguan ini bukan hanya terjadi dalam hitungan jam, tetapi hampir satu minggu. Dampaknya sangat dirasakan masyarakat, termasuk sektor usaha dan transaksi keuangan,” ujar Suhartono kepada awak media.

Ia menyebutkan, gangguan mulai terdeteksi sejak 8 Januari 2026. PT Telkom kemudian melakukan upaya pemulihan secara bertahap, mulai dari penanganan awal, pengukuran ulang titik gangguan, hingga mobilisasi kapal serta tim teknis dari Makassar.

Berdasarkan jadwal yang disampaikan dalam rapat, pekerjaan perbaikan kabel bawah laut dijadwalkan dimulai pada 16 Januari 2026, dengan target jaringan kembali normal dan stabil sepenuhnya pada 19 Januari 2026.

Data teknis menunjukkan, gangguan tersebut berdampak pada sekitar 87.772 pelanggan atau sekitar 60 persen pengguna Telkomsel di Kabupaten Kotabaru. Selain perbaikan fisik, PT Telkom juga berencana meningkatkan kapasitas jaringan dari 3,3 Gbps menjadi 4,0 Gbps sebagai langkah antisipasi dan peningkatan kualitas layanan ke depan.

Dalam rapat tersebut, DPRD Kotabaru turut menyoroti komitmen operator terkait pemberian kompensasi kepada pelanggan terdampak. Menanggapi hal itu, Telkomsel menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan memastikan penyaluran kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Kompensasi yang diberikan berupa paket layanan suara dan SMS selama masa pemulihan, serta paket data sebesar 3 GB yang dapat digunakan setelah jaringan kembali normal. Selain itu, pelanggan IndiHome dan kartu HALO mendapatkan potongan tagihan sesuai durasi gangguan layanan. Paket kompensasi dapat diakses melalui kode dial 88820#.

Sementara itu, General Manager Witel Kalselteng, Wahyu Jati Nugroho, menjelaskan bahwa gangguan layanan yang terjadi sejak pukul 16.37 Wita disebabkan putusnya serat optik SKKL jalur Batulicin–Kotabaru.

“Titik gangguan berada di perairan tengah antara Batulicin dan Kotabaru, sekitar 22,8 kilometer dari Site Serongga,” ungkapnya.

Sebagai langkah mitigasi sementara, Telkom Group telah mengaktifkan jalur cadangan menggunakan jaringan radio (radio link). Namun, jalur ini memiliki kapasitas terbatas sehingga prioritas trafik difokuskan pada layanan seluler esensial, layanan publik, serta pelanggan prioritas.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotabaru, Gusti Abdul Wakhid, menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kotabaru atas kepedulian dan respons cepat terhadap keluhan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Kotabaru yang telah menanggapi aspirasi masyarakat, khususnya terkait layanan internet yang sangat vital,” ujarnya.

Ia menambahkan, Diskominfo Kotabaru akan menyebarluaskan informasi tersebut melalui media online dan cetak sebagai bentuk keterbukaan informasi publik.

DPRD Kabupaten Kotabaru berharap proses perbaikan jaringan dapat berjalan sesuai target serta meminta pihak operator meningkatkan pengamanan infrastruktur telekomunikasi, khususnya kabel bawah laut, guna meminimalkan terulangnya gangguan serupa di masa mendatang.

Berita Terkait

BAZNAS Kotabaru Gelar Rapat Koordinasi Penetapan Nilai Uang Zakat Fitrah 2026 Di Kabupaten Kotabaru
Dorong peningkatan kinerja,Bupati Lantik dan Promosikan Pejabat Administrator Pengawas dan Kepala Puskesmas
Tim BPK RI Melaksanakan Entry Meeting Audit LKPD 2025. Sekda Minta SKPD Dukung Pemeriksaan
INKAI Kotabaru Gelar Ujian Kenaikan Tingkat Semester 1 Tahun 2026
MUSRENBANG Tahun 2026 dikecamatan Hampang dalam rangka Penyusunan RKPD Kab.Kotabaru tahun 2027
Dikenal Tegas dan Bijak, H. Isam Tunjukkan Sisi Penyayang Bersama Cucu
Purna Paskibraka Kotabaru Gelar Latihan Bersama, 291 Pelajar Ikuti Seleksi Awal Menuju Nasional
Komitmen Kesehatan Berbuah Prestasi, Kotabaru Raih UHC Award 2026

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 00:47 WIB

Dorong peningkatan kinerja,Bupati Lantik dan Promosikan Pejabat Administrator Pengawas dan Kepala Puskesmas

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:43 WIB

Tim BPK RI Melaksanakan Entry Meeting Audit LKPD 2025. Sekda Minta SKPD Dukung Pemeriksaan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:39 WIB

INKAI Kotabaru Gelar Ujian Kenaikan Tingkat Semester 1 Tahun 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:36 WIB

MUSRENBANG Tahun 2026 dikecamatan Hampang dalam rangka Penyusunan RKPD Kab.Kotabaru tahun 2027

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:26 WIB

Dikenal Tegas dan Bijak, H. Isam Tunjukkan Sisi Penyayang Bersama Cucu

Berita Terbaru