BATULICIN – Sebanyak lima sekolah di berhasil meraih penghargaan lingkungan hidup melalui Program Sekolah Adiwiyata Tahun 2025. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen dunia pendidikan daerah dalam membangun budaya peduli lingkungan sejak dini.
Bupati Tanah Bumbu , melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanah Bumbu Muhammad Risdianadi, menyampaikan bahwa lima sekolah penerima penghargaan tersebut terdiri dari dua sekolah tingkat nasional dan tiga sekolah tingkat provinsi.
Dua sekolah yang berhasil meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional 2025 adalah dan .
Sementara itu, tiga sekolah penerima Penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi 2025 meliputi , , dan .
Prestasi membanggakan juga diraih SMPN 1 Kusan Hulu yang tercatat sebagai peraih peringkat kedua tertinggi kategori Sekolah Adiwiyata Nasional tingkat . Di jenjang sekolah dasar, SDN 2 Sepunggur turut menempati peringkat kedua tertinggi kategori Sekolah Adiwiyata Provinsi 2025 se-Kalimantan Selatan.
Muhammad Risdianadi menegaskan bahwa capaian tersebut mencerminkan keseriusan sekolah-sekolah di Tanah Bumbu dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
“Adiwiyata bukan sekadar simbol penghargaan, tetapi wujud nyata keberhasilan sekolah dalam menanamkan budaya peduli lingkungan kepada peserta didik,” ujarnya.
Penghargaan diserahkan oleh Gubernur Kalimantan Selatan melalui Kepala DLH Provinsi Kalimantan Selatan Rahmad Prapto Udoyo, dalam acara resmi yang digelar di , Senin (12/1/2025).









