

Semangat kemerdekaan turut dirasakan para penerima manfaat di Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik (PRSPDNF) Fajar Harapan melalui kegiatan Mini Konser Kemerdekaan yang digelar di lingkungan panti, dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para penerima manfaat, khususnya penyandang disabilitas netra, untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, serta karya seni yang telah mereka kembangkan selama berada di panti.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, M Farhanie, yang didampingi Kepala PRSPDNF Fajar Harapan Andrie Iswandy, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, konser kemerdekaan menjadi bentuk nyata aktualisasi dan kesetaraan bagi penyandang disabilitas.
“Anak-anak penerima manfaat, dalam hal ini fisik netra yang sudah lama terbentuk, yaitu Net Peace Band, bisa tampil dan berkarya. Mereka luar biasa, tidak kalah dengan kita yang secara fisik normal,” ujar M Farhanie, Banjar, Rabu (26/8/2026).
Ia menilai kemampuan para penerima manfaat dalam menampilkan berbagai pertunjukan menunjukkan bahwa keterbatasan fisik bukan menjadi penghalang untuk berprestasi dan menghasilkan karya.
Bahkan, rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an menggunakan huruf Braille. Menurut Farhanie, kemampuan tersebut bukan sesuatu yang mudah dan menjadi salah satu bukti bahwa para penerima manfaat mampu mengembangkan potensi yang dimiliki.
Selain penampilan musik, kegiatan juga diisi dengan berbagai pertunjukan seni, termasuk tari. Farhanie berharap kegiatan tersebut dapat terus memberikan ruang bagi para penerima manfaat untuk mengekspresikan diri dan berkarya tanpa merasa terbebani oleh keterbatasan yang dimiliki.
“Jadi mereka merdeka berkarya dan tidak ada batasnya. Kita harapkan kawan-kawan penerima manfaat ini terus ceria dan tidak mengurangi kekurangan diri mereka. Mereka juga bisa berkarya dengan baik,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan alat bantu berupa kursi roda kepada penerima manfaat. Bantuan tersebut berasal dari pihak panti dan turut didukung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman secara pribadi.
Farhanie mengatakan, pemberian alat bantu bagi penyandang disabilitas merupakan bagian dari perhatian pemerintah melalui Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya bidang rehabilitasi sosial.
“Di Dinas Sosial, bidang rehabilitasi sosial juga memberikan bantuan seperti alat-alat bantu. Khusus malam ini, dari panti juga memberikan alat bantu,” jelasnya.
Ia menambahkan, Wagub Kalsel bersama istri yang turut hadir memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Konser Kemerdekaan tersebut.
Farhanie menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dilaksanakan sebagai sarana aktualisasi para penerima manfaat.
“Beliau memberikan apresiasi atas kegiatan ini dan bertanya apakah kegiatan ini setiap tahun dilaksanakan. Saya jawab iya, sebagai aktualisasi mereka. Kepala panti juga akan terus memperjuangkan agar setiap tahun konser kemerdekaan ini bisa dilaksanakan,” ungkapnya.
Menurutnya, pelaksanaan tahun ini dilakukan secara sederhana di halaman panti dengan tetap menyesuaikan kondisi dan efisiensi anggaran. Kendati demikian, ia berharap kegiatan serupa tetap dapat dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya dengan dukungan anggaran yang tersedia.
“Kami melakukan secara sederhana di halaman sini karena terkait dengan efisiensi anggaran. Insyaallah, mudah-mudahan tahun-tahun yang akan datang tetap bisa dilaksanakan,” pungkasnya. MC Kalsel/Rns
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id












