Labkesda Kalsel Jadi Laboratorium Pemeriksa SHK, Target Skrining 48 Ribu Bayi pada 2026

- Kontributor

Selasa, 1 September 2026 - 20:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kalimantan Selatan turut memperkuat upaya pemerintah dalam mencegah stunting dan gangguan tumbuh kembang anak melalui pelaksanaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) pada bayi baru lahir.

Kepala Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Arlan Prabowo, mengatakan SHK menjadi salah satu langkah penting dalam mendeteksi secara dini gangguan hormon tiroid yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.

“SHK ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencegah gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Dengan dilakukan skrining sejak bayi baru lahir, gangguan dapat diketahui lebih awal sehingga bisa segera ditindaklanjuti,” ujar Arlan di Banjarmasin, Selasa (1/9/2026).

Ia menjelaskan, pelaksanaan SHK dilakukan melalui pemeriksaan sampel darah bayi baru lahir untuk mengetahui kemungkinan adanya hipotiroid kongenital, yakni kondisi ketika bayi mengalami kekurangan hormon tiroid sejak lahir.

Mulai Januari 2026, Labkesda Provinsi Kalimantan Selatan ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan RI sebagai laboratorium pemeriksa SHK di wilayah Kalimantan Selatan.

Penunjukan tersebut menjadi bagian dari penguatan jejaring pemeriksaan SHK sekaligus meningkatkan akses deteksi dini bagi bayi baru lahir di daerah.

“Mulai awal Januari 2026, Labkesda Kalsel ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan sebagai laboratorium pemeriksa SHK. Ini menjadi tanggung jawab sekaligus komitmen kami untuk mendukung program pemerintah dalam deteksi dini gangguan tumbuh kembang,” kata Arlan.

Untuk tahun 2026, Labkesda Kalsel menargetkan pemeriksaan SHK terhadap 48.000 bayi baru lahir di Kalimantan Selatan.

Target tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan cakupan skrining sehingga semakin banyak bayi baru lahir yang mendapatkan pemeriksaan sejak dini.

“Kami menargetkan sekitar 48 ribu bayi baru lahir pada tahun 2026 dapat dilakukan pemeriksaan SHK. Harapannya, cakupan skrining ini terus meningkat sehingga tidak ada bayi yang luput dari deteksi dini,” ungkapnya.

Arlan menambahkan, keberhasilan program SHK membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, terutama dalam memastikan bayi baru lahir mendapatkan skrining sesuai ketentuan.

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya orang tua yang memiliki bayi baru lahir, untuk tidak mengabaikan pentingnya skrining kesehatan sejak dini.

“SHK ini merupakan bagian dari upaya kita memastikan anak tumbuh dan berkembang secara optimal. Karena itu, kami mengajak fasilitas kesehatan dan masyarakat bersama-sama mendukung pelaksanaan skrining ini,” pungkas Arlan. MC Kalsel/scw

Berita Terkait

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi
Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 
Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru
BPSDMD Kalsel Tutup Pelatihan Manajemen Risiko 2026, Dorong ASN Perkuat Budaya Sadar Risiko
Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur
Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung
Dispersip Kalsel Hadirkan Layanan Referensi untuk Permudah Akses Informasi Masyarakat
Dislautkan Kalsel Gelar Aksi Bersih-Bersih Pantai Angsana, Perkuat Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:06 WITA

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:06 WITA

Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:09 WITA

Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:45 WITA

Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung

Berita Terbaru