



Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Selatan memperkuat sinergi bersama Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) Provinsi Kalsel dalam mendorong peningkatan kualitas hunian dan lingkungan masyarakat.
Sinergi tersebut diwujudkan melalui kehadiran TP PKK Kalsel dalam kegiatan Bakti Sosial Banua Sejahtera yang digelar Pokja PKP Provinsi Kalsel di Desa Baringin A, Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin, Rabu (2/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj Fathul Jannah Muhidin, diwakili Sekretaris II TP PKK Kalsel, menyerahkan bantuan kolaborasi dengan Dinas Sosial berupa paket sembako kepada perwakilan masyarakat Desa Baringin A.
Sekretaris II TP PKK Kalsel menyampaikan pesan Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj Fathul Jannah Muhidin, bahwa program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen bersama Pemerintah Provinsi Kalsel dan TP PKK untuk memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak, aman dan sehat.
“Program RTLH ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi Kalsel dan TP PKK guna memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak, aman dan sehat,” ujarnya.
Dijelaskannya, bantuan rehabilitasi RTLH Tahun 2026 bersumber dari APBD Provinsi Kalsel dan dilaksanakan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Kalsel. Dalam pelaksanaannya, TP PKK turut mengambil peran melalui pendataan, verifikasi lapangan serta pendampingan guna memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran.
Sementara pelaksanaan teknis rehabilitasi rumah dilakukan oleh Disperkim Kalsel. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi bentuk sinergi nyata antara pemerintah daerah, TP PKK dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga menuju Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, bantuan RTLH tidak sekadar ditujukan untuk memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga menjadi stimulan strategis untuk meningkatkan derajat kesehatan, kesejahteraan dan kualitas hidup keluarga secara menyeluruh.
“Bantuan ini bukan sekadar perbaikan fisik rumah, melainkan sebuah stimulan strategis untuk meningkatkan derajat kesehatan, kesejahteraan dan kualitas hidup keluarga secara menyeluruh. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut, TP PKK memiliki peran penting dalam Pokja PKP, khususnya dalam menggerakkan partisipasi masyarakat, terutama perempuan dan keluarga, dalam perencanaan, penyuluhan hingga pelaksanaan penataan lingkungan permukiman dan perumahan yang layak huni dan sehat.
Peran strategis tersebut antara lain dilakukan melalui penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya tata laksana rumah tangga yang sehat, sanitasi yang baik serta kepedulian terhadap lingkungan.
Selain itu, TP PKK turut menggerakkan partisipasi masyarakat dengan menjadi mitra kolaborasi pemerintah daerah, posyandu dan perangkat daerah terkait dalam berbagai kegiatan bakti sosial maupun upaya perbaikan kawasan permukiman.
TP PKK juga berperan dalam mendukung pemberdayaan keluarga dengan mengintegrasikan program perumahan dan kawasan permukiman dengan 10 Program Pokok PKK, khususnya program yang berkaitan dengan perumahan dan tata laksana rumah tangga serta kesehatan lingkungan.
Menurutnya, kegiatan Bakti Sosial Banua Sejahtera sejalan dengan 10 Program Pokok PKK yang pada prinsipnya diarahkan untuk memberdayakan keluarga dan masyarakat agar mampu meningkatkan kualitas kehidupan secara mandiri.
“Program Pokok PKK pada dasarnya menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, hingga kelestarian lingkungan. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat relevan dengan peran PKK dalam membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberadaan PKK di tengah masyarakat tidak hanya sebatas dalam kegiatan seremonial, tetapi juga diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong perubahan perilaku dan meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Melalui kader-kader PKK yang ada di desa dan kelurahan, kami terus mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, memanfaatkan potensi pangan keluarga, serta meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga,” katanya.
Ia berharap kolaborasi antara TP PKK, pemerintah daerah, Pokja PKP dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga berbagai program pembangunan mampu memberikan manfaat secara langsung dan berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan semangat gotong royong. Dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan keluarga dan lingkungan yang sehat, mandiri serta sejahtera,” pungkasnya. MC Kalsel/tgh












