Dana Hibah Pilkada Tanah Bumbu Dipertanyakan, DPRD Minta KPU Lebih Terbuka

- Kontributor

Rabu, 12 Februari 2025 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dana Hibah Pilkada Tanah Bumbu Dipertanyakan, DPRD Minta KPU Lebih Terbuka

Dana Hibah Pilkada Tanah Bumbu Dipertanyakan, DPRD Minta KPU Lebih Terbuka

TANAHBUMBU – DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menyoroti transparansi penggunaan dana hibah untuk penyelenggaraan Pilkada 2024 dalam rapat kerja yang digelar Rabu (12/2/2025). Isu ini mencuat setelah polemik terkait anggaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang sempat menjadi perbincangan di masyarakat.

Ketua KPU Tanah Bumbu, Puryadi, dalam forum tersebut memaparkan bahwa total anggaran yang dialokasikan untuk Pilkada 2024 mencapai Rp32,4 miliar. Dana tersebut digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari operasional, honor petugas, hingga program sosialisasi. Hingga 31 Desember 2024, realisasi anggaran telah mencapai Rp31,4 miliar, dengan sisa Rp1,04 miliar yang masih menunggu proses pembayaran honor dan evaluasi akhir penyelenggaraan.

Puryadi merinci penggunaan dana tersebut, antara lain Rp4,8 miliar untuk tahapan persiapan dan sosialisasi, termasuk program KPU Goes to School serta kegiatan keagamaan seperti Tanah Bumbu Bershalawat. Sebanyak Rp6,9 miliar dialokasikan untuk penyelenggaraan pemungutan suara, kampanye, dan verifikasi calon. Sementara itu, Rp19,1 miliar digunakan untuk honorarium dan operasional badan ad hoc, termasuk PPK, PPS, KPPS, dan PPDP.

Meski laporan penggunaan anggaran telah dipaparkan, DPRD meminta KPU memberikan rincian yang lebih mendalam. Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, menegaskan bahwa masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas dan terperinci agar tidak muncul dugaan penyalahgunaan dana.

“Kami ingin laporan yang lebih lengkap agar tidak terjadi polemik di kemudian hari. Ini demi menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di Tanah Bumbu,” ujar Hasanuddin.

Menanggapi hal tersebut, Puryadi menyatakan kesiapan KPU untuk memberikan laporan lebih rinci dan memastikan bahwa penggunaan dana diawasi secara ketat sesuai dengan regulasi yang berlaku. Ia juga menekankan bahwa semua pengeluaran dilakukan dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi.

Diskusi ini menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa dana hibah Pilkada 2024 dikelola secara efisien dan sesuai ketentuan. DPRD berkomitmen untuk terus mengawal transparansi anggaran agar tidak terjadi kesalahan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Berita Terkait

Abdul Rahim Hadiri Pisah Sambut GM ASDP Batulicin, Lepas Sigit Purwanto Menuju Bitung
Perkuat Mitigasi Bencana Pesisir, Komisi III DPRD Tanah Bumbu Sinkronkan Data dengan BPBD Kalsel
Komisi II DPRD Tanah Bumbu Konsultasi ke BPKAD Kalsel, Optimalkan Pengelolaan DBH dan Dana Hibah
Perjuangan Panjang DPRD Berbuah Hasil, Listrik PLN Masuk Pulau Burung Tanah Bumbu
Rapat Kerja Komisi I DPRD–Disdik Tanah Bumbu, Infrastruktur Sekolah Jadi Fokus 2026
DPRD Tanah Bumbu Bahas Implementasi Perpres 46/2025, Fokus e-Purchasing dan Anggaran Reses
Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu Tinjau Progres Jembatan Penghubung Tanah Bumbu–Kotabaru
Sinergi Kuat TNI–Pemda–DPRD, TMMD ke-126 Rejosari Sukses Tingkatkan Infrastruktur dan Kesejahteraan Warga

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:58 WIB

Abdul Rahim Hadiri Pisah Sambut GM ASDP Batulicin, Lepas Sigit Purwanto Menuju Bitung

Sabtu, 24 Januari 2026 - 03:46 WIB

Perkuat Mitigasi Bencana Pesisir, Komisi III DPRD Tanah Bumbu Sinkronkan Data dengan BPBD Kalsel

Jumat, 23 Januari 2026 - 03:48 WIB

Komisi II DPRD Tanah Bumbu Konsultasi ke BPKAD Kalsel, Optimalkan Pengelolaan DBH dan Dana Hibah

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:07 WIB

Perjuangan Panjang DPRD Berbuah Hasil, Listrik PLN Masuk Pulau Burung Tanah Bumbu

Senin, 19 Januari 2026 - 16:10 WIB

Rapat Kerja Komisi I DPRD–Disdik Tanah Bumbu, Infrastruktur Sekolah Jadi Fokus 2026

Berita Terbaru