Musrenbang RKPD 2026, Bupati Andi Rudi Latif : Setiap Program Harus Berdampak Bagi Masyarakat

- Kontributor

Rabu, 16 April 2025 - 11:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATULICIN – Bupati Andi Rudi Latif membuka secara resmi Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tanah Bumbu Tahun Rencana 2026, Rabu (16/04/2025) di Mahligai Bersujud, Simpang Empat.

Bupati dalam sambutannya menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum tertinggi dalam proses penjaringan aspirasi masyarakat serta penentuan prioritas pembangunan daerah.

“Musrenbang hari ini merupakan amanat dari Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Tujuannya adalah menyepakati prioritas pembangunan daerah, program, kegiatan, serta menyelaraskan dengan arah pembangunan provinsi dan kewenangan daerah kabupaten,” kata Bupati.

Dalam forum tersebut, Bupati Andi Rudi Latif menekankan pentingnya menjadikan Musrenbang sebagai ajang strategis. Ia mengajak semua pemangku kepentingan untuk menyatukan visi dan misi, khususnya dalam memperkuat arah pembangunan Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab.

Lebih lanjut, ia menyampaikan tiga poin penting:

  1. Menjadikan Musrenbang sebagai forum tertinggi untuk menjaring aspirasi dan merumuskan penyelesaian berbagai permasalahan pembangunan.
  2. Penajaman seluruh usulan dan masukan dengan pendekatan skala prioritas yang selaras dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu 2025-2030, serta tema RKPD 2026: Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Saing melalui Peningkatan Kualitas Pendidikan, Keterampilan, Ketersediaan Lapangan Kerja, Ketahanan Pangan, dan Pelayanan Kesehatan.
  3. Mengutamakan efisiensi dan efektivitas anggaran berbasis hasil (outcome), agar setiap program benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat.

Bupati juga mengingatkan seluruh jajaran Pemda untuk memperhatikan standar pelayanan minimal, indikator kinerja utama, hingga indikator tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Ia juga menegaskan perlunya pendekatan berbasis data konkret dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder agar pembangunan terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Tahun 2026 adalah momentum penting. Kita harus berAKSI bersama, bersinergi lintas sektor, dan aktif melibatkan masyarakat demi Tanah Bumbu yang lebih baik,” ucapnya. (Rel)

Berita Terkait

Workshop Kewirausahaan, 53 Pemuda Tanah Bumbu Dilatih Susun Business Plan dan Bangun Jejaring
Posyandu Tanah Bumbu Bertransformasi, Dari Layanan Kesehatan ke Pusat Pelayanan Publik
Pemkab Tanah Bumbu Sambut Hangat Kedatangan Jamaah Haji Kloter 13 di Debarkasi Banjarmasin
Bupati Tanah Bumbu Sampaikan Jawaban Atas Pemandangan Umum Fraksi Tentang LPj TA 2025
Produk UMKM Tanah Bumbu Tampil di MTQN XXXVIII Kalsel
Tanah Bumbu Turunkan 100 Kafilah pada MTQN Ke-XXXVII Kalsel 2026
Launching SP2D Online Terintegrasi SIPD RI, Komitmen Tanah Bumbu Wujudkan Tata Kelola Keuangan Daerah Transparan dan Akuntabel
Dari 39 Daerah, Tanah Bumbu Terpilih Presentasi di Hadapan Tim IPKD

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:33 WITA

Posyandu Tanah Bumbu Bertransformasi, Dari Layanan Kesehatan ke Pusat Pelayanan Publik

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:33 WITA

Workshop Kewirausahaan, 53 Pemuda Tanah Bumbu Dilatih Susun Business Plan dan Bangun Jejaring

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:32 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Sambut Hangat Kedatangan Jamaah Haji Kloter 13 di Debarkasi Banjarmasin

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:32 WITA

Bupati Tanah Bumbu Sampaikan Jawaban Atas Pemandangan Umum Fraksi Tentang LPj TA 2025

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:11 WITA

Produk UMKM Tanah Bumbu Tampil di MTQN XXXVIII Kalsel

Berita Terbaru