Perkuat Layanan Berbasis TIK, Dispersip Kalsel Kenalkan Koleksi Digital Perpustakaan

- Kontributor

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI menyelenggarakan Sosialisasi Koleksi Digital Perpustakaan Nasional RI dan I-Kalsel. Kegiatan ini bertujuan mendorong transformasi layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi guna menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi yang cepat dan mudah.

Webinar inipun turut diikuti kangsung oleh Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas RI, Suharyanto. Ia menekankan bahwa perpustakaan telah bertransformasi di era digital ini. Ia menyatakan bahwa fokus utama saat ini bukan sekadar penyediaan platform, melainkan dampak nyata bagi masyarakat. 

​”Kita tidak hanya berbicara tentang ketersediaan teknologi atau platform digital, tetapi juga tentang bagaimana pengetahuan itu sampai, dimanfaatkan, dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” ujar Suharyanto, Selasa (3/2/2026).

Ia menambahkan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari audiensi yang dilakukan pada 22 Desember 2025 di Jakarta. Perpusnas berkomitmen memberikan pembinaan daring bagi pemerintah daerah melalui pengenalan layanan strategis seperti iPusnas, Bintang Pusnas Edu, hingga Indonesia OneSearch (IoS). 

Suharyanto berharap, agar kolaborasi ini terus berlanjut demi mencetak sumber daya manusia yang literat dan berdaya saing.

“Saya memberikan apresiasi kepada Kepala Dispersip Kalsel, Ibu Sri Mawarni, atas inisiatif dalam meningkatkan kapasitas pustakawan di daerah,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dispersip Kalsel, Sri Mawarni, mengatakan bahwa dunia perpustakaan saat ini tengah menghadapi dinamika perubahan yang menuntut pengelolaan layanan yang adaptif dan inovatif. Menurutnya, pengembangan layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi merupakan amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.

“Salah satu aspek yang menjadi sasaran pengembangan perpustakaan adalah pengembangan layanan berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Hal ini penting untuk menjawab tantangan ke depan, di mana pemustaka menginginkan informasi secara cepat,” ujar Sri Mawarni.

Ia menegaskan bahwa perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga sebagai pusat belajar masyarakat yang berperan penting dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, perpustakaan perlu menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.

“Perpustakaan sebagai pusat belajar masyarakat menyediakan informasi dan fasilitas belajar, sehingga berperan sangat penting dalam mendorong pengembangan layanan perpustakaan yang inklusif dan kolaboratif,” jelasnya 

Ia juga menyoroti pesatnya pengembangan layanan perpustakaan digital yang saat ini tengah digencarkan secara nasional. Perpustakaan Nasional RI memiliki berbagai platform digital seperti INLISLite dan iPusnas, sementara Kalimantan Selatan juga telah mengembangkan aplikasi I-Kalsel yang diminati oleh masyarakat.

“Saat ini pengembangan layanan perpustakaan berbasis teknologi digital terus digalakkan. Di Kalimantan Selatan kita juga memiliki I-Kalsel yang banyak diminati oleh pemustaka,” ungkapnya.

Melalui sosialisasi ini, Sri Mawarni berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan di unit kerja masing-masing. Ia menekankan bahwa transformasi perpustakaan membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang kompeten.

“Kami memandang sosialisasi hari ini sangat penting bagi kita semua, agar ilmu yang didapat bisa diaplikasikan di tempat tugas masing-masing,” pungkasnya. 

Acara yang dihadiri secara virtual maupun fisik oleh para pustakawan dan pengelola perpustakaan se-Kalimantan Selatan ini dibuka secara resmi dengan harapan para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat di tempat tugas masing-masing. MC Kalsel/Jml

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru