




Momentum peringatan Hari Kartini dimanfaatkan oleh TP PKK Kelurahan Guntung Paikat untuk memperkuat peran perempuan melalui kegiatan pertemuan rutin yang dirangkai bersama Posyandu. Kegiatan ini diisi dengan diskusi program, kampanye pengelolaan dan pemilahan sampah, hingga fashion show kebaya yang melibatkan kader-kader perempuan.
Ketua TP PKK Kelurahan Guntung Paikat, Winda Sari, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga ruang untuk meningkatkan kapasitas dan kesadaran perempuan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pengelolaan lingkungan.
“Kampanye pengelolaan dan pemilahan sampah menjadi bagian dari agenda rutin PKK. Kami ingin perempuan melihat sampah bukan sebagai akhir dari siklus konsumsi, melainkan sebagai awal dari peluang ekonomi baru,” ujar Winda di Banjarbaru, Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan dari lingkup keluarga. Edukasi yang diberikan dalam kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah.
“Dari tangan perempuan, perubahan besar bisa dimulai, termasuk dari hal sederhana seperti memilah sampah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Winda menjelaskan bahwa sampah anorganik yang dikelola dengan baik dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomis, seperti kerajinan tangan berbahan plastik atau kertas. Hal ini tidak hanya berdampak pada pengurangan volume sampah, tetapi juga membuka peluang tambahan penghasilan bagi keluarga.
“Perempuan dapat mengolah sampah anorganik menjadi produk bernilai ekonomis. Ini tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga menambah penghasilan keluarga,” tutupnya.
Selain edukasi lingkungan, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan fashion show kebaya sebagai bentuk apresiasi terhadap peran dan identitas perempuan Indonesia, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri kader PKK dalam berkarya dan berpartisipasi aktif di masyarakat. MC Kalsel/scw












