





Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan bersama TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Desa Pahampangan, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dalam rangka mendukung program penurunan stunting dan peningkatan angka konsumsi ikan masyarakat.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono, mengatakan kegiatan Safari Gemarikan bertujuan untuk memberikan sosialisasi mengenai manfaat makan ikan sekaligus meningkatkan minat konsumsi ikan bagi anak-anak usia dini maupun masyarakat umum.
“Melalui kegiatan Safari Gemarikan ini, kami ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya makan ikan sebagai sumber protein yang sehat dan bergizi untuk mendukung tumbuh kembang anak serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujar Rusdi Hartono di HSS, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, konsumsi ikan menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung program pemerintah untuk menurunkan angka stunting sekaligus meningkatkan Angka Konsumsi Ikan (AKI) di Kalimantan Selatan.
Rusdi menjelaskan, berdasarkan data Angka Konsumsi Ikan/Konsumsi Ikan Masyarakat (AKI/KIM), Kabupaten Hulu Sungai Selatan pada tahun 2024 mencapai 39,38 kilogram per kapita per tahun dan berada di peringkat kedua se-Kalimantan Selatan. Sementara pada tahun 2025 meningkat menjadi 39,84 kilogram per kapita per tahun, meskipun peringkatnya turun menjadi posisi kelima di tingkat provinsi.
“Walaupun terjadi peningkatan konsumsi ikan masyarakat pada tahun 2025, kita tetap harus bersama-sama mendukung Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan agar konsumsi ikan masyarakat terus meningkat dan budaya makan ikan semakin kuat di tengah masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Dislautkan Provinsi Kalimantan Selatan juga menyerahkan bantuan guna mendukung ketahanan pangan lokal dan peningkatan produksi ikan lokal, khususnya ikan haruan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Adapun bantuan yang diserahkan berupa 24.000 ekor benih ikan haruan beserta pakan ikan serta 40 unit karamba ulin kepada masyarakat dan kelompok pembudidaya ikan setempat.
“Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produksi ikan lokal, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pembudidaya ikan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan,” pungkas Rusdi. MC Kalsel/scw
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id












