Tingkatkan Kesadaran Masyarakat, DP3AKB Kalsel Tekankan Pencegahan Stunting Dimulai Sebelum Hamil

- Kontributor

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Kalimantan Selatan, Husnul Hatimah, menegaskan bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak sebelum kehamilan, bahkan sejak masa remaja perempuan. Hal tersebut disampaikan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan perempuan dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Menurut Husnul Hatimah, periode seribu hari pertama kehidupan menjadi fase yang sangat menentukan tumbuh kembang anak, karena pada masa tersebut perkembangan tubuh dan otak berlangsung sangat cepat.

“Stunting dimulai sebelum hamil. Lalu kenapa seribu hari pertama kehidupan disebut periode emas? Karena sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun, tubuh dan otak anak berkembang sangat cepat. Di sinilah stunting bisa terjadi, tetapi juga masih bisa dicegah,” ujarnya di Banjarbaru, Selasa (19/5/2026).

Ia menjelaskan, keberhasilan pencegahan stunting sangat bergantung pada kondisi kesehatan dan status gizi perempuan, mulai dari remaja putri, ibu hamil hingga ibu menyusui. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan perempuan harus menjadi prioritas bersama.

“Kuncinya ada pada perempuan remaja putri, ibu hamil hingga ibu menyusui. Status gizi perempuan sebelum dan selama kehamilan sangat menentukan masa depan anak-anak kita,” kata Husnul Hatimah.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa upaya pencegahan stunting tidak bisa hanya dilakukan ketika anak telah lahir, melainkan harus dimulai sejak perempuan mempersiapkan diri secara sehat sejak usia remaja.

“Jadi, pencegahan stunting tidak dimulai saat anak lahir, tetapi dimulai dari perempuan remaja yang sehat dan siap sejak awal,” tegasnya.

DP3AKB Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat, pemenuhan gizi seimbang, serta kesiapan perempuan dalam menghadapi masa kehamilan guna mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kalimantan Selatan. MC Kalsel/scw

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Peringati Hari Hipertensi, Dinkes Kalsel Ajak Masyarakat Tingkatkan Pola Hidup Sehat
Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Penanganan Kawasan Kumuh dan Sanitasi Lewat Kick Off Meeting Pokja PKP 2026
Hari Pertama Sepakbola POPDA Kalsel 2026 Berlangsung Panas, Perebutan Tiket Semifinal Mulai Memanas
Voli POPDA Kalsel 2026 Resmi Bergulir, Juara Bertahan Diuji Penantang Baru
Pelindo Kalimantan Dorong Pembinaan Warga Lapas Lewat Program Pelita Warna
Bakesbangpol Kalsel Dorong Pemilih Pemula Jadi Fondasi Demokrasi Sehat
BMKG: Kalsel Berpotensi Diguyur Hujan Sedang hingga Lebat pada 20–26 Mei 2026
Pemprov Kalsel Tingkatkan Kompetensi Pengurus Koperasi Demi Ekonomi Kerakyatan

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:04 WITA

Tingkatkan Kesadaran Masyarakat, DP3AKB Kalsel Tekankan Pencegahan Stunting Dimulai Sebelum Hamil

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:00 WITA

Peringati Hari Hipertensi, Dinkes Kalsel Ajak Masyarakat Tingkatkan Pola Hidup Sehat

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:04 WITA

Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Penanganan Kawasan Kumuh dan Sanitasi Lewat Kick Off Meeting Pokja PKP 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:00 WITA

Hari Pertama Sepakbola POPDA Kalsel 2026 Berlangsung Panas, Perebutan Tiket Semifinal Mulai Memanas

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:54 WITA

Voli POPDA Kalsel 2026 Resmi Bergulir, Juara Bertahan Diuji Penantang Baru

Berita Terbaru