BPBD Kalsel Catat 157 Kejadian Karhutla, Operasi Darat dan Udara Terus Diperkuat

- Kontributor

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan mencatat sebanyak 157 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga 20 Juli 2026.

Penanganan terus dioptimalkan melalui operasi darat dan udara guna menekan dampak kebakaran, khususnya di kawasan sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Kepala BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Ronny Eka Saputra, mengatakan berdasarkan data hingga 20 Juli 2026, luas lahan terdampak karhutla mencapai sekitar 459,68 hektare dengan total 3.010 titik panas (hotspot) yang terpantau di wilayah Kalimantan Selatan.

“Hingga 20 Juli 2026 terdapat 157 kejadian kebakaran hutan dan lahan. Luas lahan yang terdampak sekitar 459,68 hektare dengan total 3.010 hotspot yang terpantau,” ujar Ronny di Kantor BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Selasa (21/7/2026).

Ia menjelaskan, dari seluruh kejadian tersebut terdapat sekitar 0,2 hektare kawasan hutan yang terdampak kebakaran di wilayah Banjarbaru. Sementara itu, tim gabungan telah melakukan penanganan di area yang luasnya mencapai sekitar 46,30 hektare melalui berbagai upaya pemadaman dan pengendalian.

Ronny juga mengungkapkan, pada Sabtu (18/7) terjadi beberapa kebakaran hutan dan lahan hingga malam hari di kawasan selatan bandara yang menyebabkan kabut asap cukup tebal pada Senin pagi.

“Sabtu kemarin memang terjadi beberapa kebakaran di area selatan bandara yang menyebabkan kabut asap cukup tebal pada Senin pagi. Kami langsung melaksanakan operasi water bombing, sehingga pada hari ini, Selasa, asap pekat sudah mulai berkurang,” katanya.

Menurut Ronny, operasi udara menggunakan helikopter water bombing memiliki keterbatasan waktu karena hanya dapat dilakukan hingga pukul 18.00 demi menjaga aspek keselamatan penerbangan.

“Operasi udara hanya dimungkinkan sampai pukul 18.00. Apabila titik api belum berhasil dipadamkan, maka operasi tetap dilanjutkan melalui jalur darat. Heli water bombing tidak diperbolehkan beroperasi pada malam hari karena mempertimbangkan faktor keselamatan,” jelasnya.

BPBD Provinsi Kalimantan Selatan bersama TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD kabupaten/kota, serta berbagai unsur terkait terus meningkatkan koordinasi dalam penanganan karhutla agar penyebaran api dapat segera dikendalikan dan dampaknya terhadap masyarakat maupun aktivitas penerbangan dapat diminimalkan. MC Kalsel/Fuz

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi
Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 
Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru
BPSDMD Kalsel Tutup Pelatihan Manajemen Risiko 2026, Dorong ASN Perkuat Budaya Sadar Risiko
Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur
Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung
Dispersip Kalsel Hadirkan Layanan Referensi untuk Permudah Akses Informasi Masyarakat
Dislautkan Kalsel Gelar Aksi Bersih-Bersih Pantai Angsana, Perkuat Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:06 WITA

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:06 WITA

Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:09 WITA

Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:45 WITA

Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung

Berita Terbaru