Kolaborasi TP PKK dan Dekranasda Kalsel, Lestarikan Kebaya dan Sasirangan melalui Seminar Hari Kebaya Nasional ke-3

- Kontributor

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Seminar Peringatan Hari Kebaya Nasional ke-3 sebagai upaya melestarikan kebaya sebagai warisan budaya bangsa sekaligus mendorong penguatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Kegiatan yang diikuti perwakilan dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan ini menjadi wadah edukasi mengenai pentingnya menjaga eksistensi kebaya, sekaligus memperkuat penggunaan wastra khas Banua, yaitu sasirangan, sebagai identitas budaya daerah.

Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Fathul Jannah Muhidin, mengatakan peringatan Hari Kebaya Nasional bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam mendukung para pelaku UMKM dan pengrajin daerah.

“Alhamdulillah, hari ini TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan bersama Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan berkolaborasi memperingati Hari Kebaya Nasional yang ketiga. Mudah-mudahan ke depan para pengrajin UMKM kita semakin meningkat penghasilannya, sekaligus kita bisa terus merangkul para pengrajin yang berada di daerah masing-masing,” ujarnya di Banjarmasin, Selasa (21/7/2026).

Ia menambahkan, kolaborasi antara TP PKK dan Dekranasda juga diharapkan mampu memperluas promosi produk kerajinan lokal yang dipadukan dengan kebaya, sehingga memberikan nilai tambah bagi ekonomi masyarakat.

Menurut Fathul Jannah, seminar ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar semakin mencintai budaya Indonesia, khususnya penggunaan kebaya yang dipadukan dengan kain sasirangan sebagai ciri khas Kalimantan Selatan.

“Semoga melalui Hari Kebaya ini kita dapat terus melestarikan dan mengedukasi anak-anak remaja agar lebih mencintai kebudayaan kita melalui pakaian kebaya nasional, khususnya kebaya yang dipadukan dengan wastra sasirangan sebagai identitas Kalimantan Selatan,” katanya.

Sementara itu, narasumber seminar, Kathrin Ambarsaei dari Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan, memaparkan tren kebaya tahun 2026–2027 yang mengedepankan pelestarian budaya sekaligus kreativitas dalam pengembangannya.

Ia menegaskan, dari sisi perlindungan hukum, kain sasirangan telah memiliki hak kekayaan intelektual sehingga menjadi kekuatan penting dalam menjaga identitas budaya Banua.

“Untuk perlindungan sasirangan di Kalimantan Selatan, Alhamdulillah sudah memiliki perlindungan hukum melalui hak kekayaan intelektual. Dengan demikian, sasirangan memiliki kepastian hukum sebagai kekayaan budaya daerah yang harus terus dijaga,” jelas Kathrin.

Selain perlindungan hukum, ia juga mengapresiasi semangat para pengrajin sasirangan di seluruh Kalimantan Selatan yang terus berinovasi melestarikan kain tradisional tersebut melalui berbagai motif dan pengembangan desain.

“Dukungan TP PKK dan Dekranasda menjadi penyemangat bagi para pengrajin untuk terus berkarya. Pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan kreativitas agar sasirangan dan kebaya tetap relevan serta semakin diminati masyarakat, termasuk generasi muda,” pungkasnya.

Melalui seminar ini, TP PKK dan Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan berharap kebaya dan sasirangan tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi kreatif yang meningkatkan kesejahteraan para pengrajin dan UMKM di Banua. MC Kalsel/scw

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi
Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 
Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru
BPSDMD Kalsel Tutup Pelatihan Manajemen Risiko 2026, Dorong ASN Perkuat Budaya Sadar Risiko
Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur
Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung
Dispersip Kalsel Hadirkan Layanan Referensi untuk Permudah Akses Informasi Masyarakat
Dislautkan Kalsel Gelar Aksi Bersih-Bersih Pantai Angsana, Perkuat Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:06 WITA

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:06 WITA

Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:09 WITA

Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:45 WITA

Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung

Berita Terbaru