

Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kalimantan Selatan mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Pantai I Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung di DKI Jakarta pada 21–27 November 2026.
Sebanyak 10 atlet disiapkan untuk memperkuat kontingen Kalimantan Selatan pada cabang olahraga bola tangan pantai.
Mereka adalah Raditya Surya Winata, Muhammad Fadil, Akhmad Isromi, Azka Fitriadi Kesuma, Muhammad Kamal Ridhany, Muhammad Rizki Noor Fadilah, Colonel Riefly Ashar Syahwira, Muhammad Irwansyah, Muhammad Hilmi, dan Achmad Ridhani.
Tim tersebut akan didampingi Manager Noor Rakhman, Pelatih M. Fitrizal Khaliq, serta Asisten Pelatih Dimas Dito.H. Persiapan ini sekaligus menjadi bagian dari pembentukan tim bayangan untuk menghadapi agenda kompetisi yang lebih besar ke depan.
Ketua Umum ABTI Kalsel, Zainal Helmie, mengatakan pihaknya telah menerima undangan untuk mengikuti PON Pantai, khususnya pada cabang bola tangan. Secara teknis, atlet sudah dipersiapkan dan bahkan telah ditetapkan melalui surat keputusan (SK) kepengurusan.
Menurutnya, kesiapan atlet perlu diimbangi dukungan pemerintah daerah, terutama terkait pembiayaan keberangkatan dan kebutuhan kontingen menuju Jakarta.
“Untuk bola tangan pantai, kita sudah mendapatkan undangan PON Pantai. Kita juga sudah membentuk tim dari ABTI Kalimantan Selatan. Mudah-mudahan bisa didukung pemerintah provinsi untuk memberangkatkan atlet pada November ini. Atlet sebenarnya sudah kita siapkan dan sudah kita SK-kan,” ujarnya.
Zainal menjelaskan, ABTI Kalsel juga memiliki atlet yang telah mendapatkan kesempatan mengikuti seleksi di tingkat internasional. Dua atlet Kalsel sebelumnya mengikuti seleksi ke Hongkong dan diproyeksikan masuk dalam agenda tim nasional untuk persiapan kompetisi di China pada 2027.
Ia berharap keikutsertaan pada PON Pantai 2026 dapat menjadi kesempatan bagi bola tangan pantai Kalsel untuk meningkatkan prestasi. Terlebih, cabang olahraga tersebut sebelumnya telah mencatatkan prestasi dengan meraih peringkat ketiga.
“Kita berharap bisa memperbaiki peringkat dari hasil sebelumnya. Mudah-mudahan pada PON Pantai nanti bisa meraih medali emas,” harapnya.
Untuk menjaga kesiapan fisik dan kemampuan teknik, para atlet telah menjalani sejumlah pertandingan dan seleksi. Selain itu, latihan rutin dilaksanakan satu kali dalam sepekan di GOR Banjarmasin.
“Diharapkan persiapan yang telah dilakukan dapat menjadi modal menghadapi PON Pantai 2026 sekaligus memperkuat pembinaan atlet bola tangan pantai dalam menyongsong kompetisi nasional berikutnya,” pungkasnya. MC Kalsel/tgh









