BPS Rilis Inflasi, Evaluasi Kerjasama Antara Pusat dan Pemkab Tanah Bumbu

- Kontributor

Rabu, 11 Januari 2023 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rilis penyebab inflasi sepanjang 2022

Rilis penyebab inflasi sepanjang 2022

RADARBANUA.CO.ID, TANAHBUMBU – Kepala BPS pusat Margo Yuwono mencatat berbagai peristiwa sepanjang tahun 2022. Dimana ada empat hal yang berpengaruh pada perkembangan inflasi.

Pertama, terkait pasca pemulihan Covid 19 dan ini menyebabkan gangguan suplay dan harga tidak siap sehingga memacu kenaikan harga.

Kemudian konflik geopolitik hingga menyebabkan terganggunya pasokan energi juga adanya inflasi yang cukup tinggi diberbagai negara dengan melakukan pengetatan keuangan hingga menetapkan tingkat suku bunga yang ini bisa memacu berpengaruh pada negara’negara berkembang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan melihat berbagai peristiwa penting secara global,ini memacu kenaikan harga , terutama makanan,energi dan beberapa komoditas lainnya.,”katanya dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi tahun 2023 terhubung ke DLR Kabupaten Tanah Bumbu,Senin (09/01/2023) di Kantor Bupati.

“Catatan sepanjang tahun 2022 dianggap penting untuk disampaikan supaya kita memahami bagaimana dinamika inflasi tersebut.,”jelasnya.

Dengan ini lanjutnya,memperlihatkan bahwa untuk energi dan makanan sepanjang tahun 2022 itu telah terjadi inflasi dan kondisinya lebih tinggi dibanding 2021.

Disisi lain, sepanjang tahun 2022,bahwa kelangkaan minyak goreng juga menjadi pemicu inflasi saat ini.

Pada bulan April ditahun 2022 telah terjadi kenaikan harga aftur , sedangkan dibulan Mei telah menjalani bulan ramadhan sampai idul Fitri.

Disitu akan mendorong peningkatan permintaan barang tentu memicu permintaan makanan dan beberapa komoditas.

“Dibulan Juli,kita menghadapi anomali cuaca untuk beberapa wilayah dan menyebabkan beberapa harga untuk komoditas holtikultura mengalami peningkatan dan di bulan September tahun 2022 pemerintah melakukan penyesuaian harga BBM bersubsidi.Disana Pertalite naik 32persen ,Solar naik 32,0 persen dan Pertamax naik 16 persen, “imbuhnya

Sedangkan dibulan Desember lalu kita menghadapi Natal dan tahun baru sehingga meningkatkan permintaan dan memicu kenaikan beberapa komoditas pangan dan juga transportasi.

“Kebijakan inflasi dari pemerintah,ini dilakukan dengan kerjasama antar pemerintah daerah dan pemerintah pusat dan dilakukan evaluasi guna melihat bagaimana perkembangan harga.”tutupnya.

Sementara itu dalam rakor secara virtual turut dihadiri Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ir.H.Ridwan serta sejumlah pejabat dilingkup Pemkab Tanah Bumbu.

Berita Terkait

Praktis & Cepat! Klaim Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan Kini Bisa Lewat Aplikasi JMO
Amnesti Presiden Prabowo, Empat Warga Binaan Lapas Batulicin Rasakan Kebebasan
BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Ajak Warga Kurangi Sampah Plastik Lewat Program Go Green
DPRD Tanah Bumbu Ikuti Rakor Virtual Bersama BPK, Bahas Penguatan Pengawasan Keuangan Daerah
DPRD Tanah Bumbu Dukung Peluncuran 80.000 Koperasi Merah Putih: Wujud Komitmen Perkuat Ekonomi Desa
Waket Komisi 1 DPRD Tanah Bumbu Dorong Pengembangan Seni Baca Al-Qur’an
DPRD Tanah Bumbu Dengarkan Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum Fraksi terhadap RPJMD 2025–2029
Komisi I DPRD Tanah Bumbu Gelar Rapat Kerja dengan Dinas Pendidikan Bahas Program 2025

Berita Terkait

Jumat, 15 Agustus 2025 - 07:07 WIB

Praktis & Cepat! Klaim Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan Kini Bisa Lewat Aplikasi JMO

Minggu, 3 Agustus 2025 - 06:49 WIB

Amnesti Presiden Prabowo, Empat Warga Binaan Lapas Batulicin Rasakan Kebebasan

Selasa, 29 Juli 2025 - 22:39 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Ajak Warga Kurangi Sampah Plastik Lewat Program Go Green

Rabu, 23 Juli 2025 - 11:15 WIB

DPRD Tanah Bumbu Ikuti Rakor Virtual Bersama BPK, Bahas Penguatan Pengawasan Keuangan Daerah

Senin, 21 Juli 2025 - 11:20 WIB

DPRD Tanah Bumbu Dukung Peluncuran 80.000 Koperasi Merah Putih: Wujud Komitmen Perkuat Ekonomi Desa

Berita Terbaru