Tanbu Kenalkan Situs Cagar Budaya Liang Bangkai pada Pelajar

- Kontributor

Senin, 4 Desember 2023 - 10:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) mengenalkan Rumah Peradaban KARS Mantewe Situs Cagar Budaya Liang Bangkai kepada pelajar setempat.

Kepala Dinas Budporapar Tanbu, Syamsuddin melalui Sekretaris Dinas Budporapar Muhammad Zabir membuka kegiatan Rumah Peradaban Kars Mantewe, Minggu (3/12/2023).

“Peserta kegiatan sebanyak 100 pelajar. Mereka merupakan perwakilan dari SMPN Mantewe, SMPN Karang Bintang, SMPN Simpang Empat, dan SMP Kodeko,” ungkapnya.

Ia mengatakan, kegiatan mengenalkan situs cagar budaya tersebut di laksanakan 2-3 Desember 2023 bertempat di Goa Liang Bangkai Mantewe.

Menghadirkan narasumber Dosen Sejarah FKIP ULM Banjarmasin, Mansyur.

Zabir menjelaskan, Rumah Peradaban Karst Mantewe merupakan salah satu program kegiatan dari Disbudporpar dalam hal memasyarakatkan hasil penelitian arkeologi.

Rumah Peradaban merupakan media informasi dan wadah informasi hasil-hasil penelitian arkeologi.

Dalam upaya memperkokoh khasanah budaya bangsa serta pendidikan karakter bangsa untuk masyarakat dan pendidikan.

Seperti yg kita ketahui bersama, ucapnya, Tanbu memiliki 15 Objek Cagar Budaya yang tersebar di beberapa Kecamatan.

Salah satunya adalah Situs Cagar Budaya Goa Liang Bangkai (Karst Mantewe) yang memiliki peninggalan jejak sejarah zaman purba.

Dari hasil penelitian menemukan fosil manusia purba dan beberapa lukisan di dinding batu yang di duga di buat oleh manusia purba zaman dahulu.


Zabir menambahkan Dinas Budporapar Tanbu kedepannya berkomitmen penuh dalam pemajuan kebudayaan, pelestarian dan perlindungan Cagar Budaya di Tanbu.

Adapun upaya yang telah di lakukan melalui program Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya salah satunya melalui kegiatan Rumah Peradaban dengan melakukan kunjungan lapangan bagi murid-murid sekolah di situs-situs arkeologi.

Ia menyebutkan melalui kunjungan lapangan ini, para murid bisa belajar memaknai nilai-nilai kehidupan masa lampau, dengan di pandu para peneliti arkeologi atau sejarawan.

Kunjungan lapangan ke situs-situs arkeologi merupakan wujud dari destinasi pendidikan, kegiatan ini di harapkan dapat menumbuhkan toleransi pada siswa.

Berita Terkait

DKP Kalsel Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Perkuat Ketahanan Perikanan Tangkap
Penguatan Ketahanan Nelayan Kalsel Hadapi Perubahan Iklim dan Dorong Produktivitas Perikanan Tangkap
Revisi Perda TJSLP Kalsel Dorong Transformasi Program Sosial Perusahaan Berbasis Klaster dan Digital
TMMD ke-128 Segera Dimulai, Pemprov Kalsel Perkuat Pembangunan Infrastruktur Perdesaan
WFH Setiap Jumat, ESDM Kalsel Rasakan Dampak Penghematan
Perkuat Data Spasial Sawit, Disbunnak Kalsel Gelar Bimtek Pemetaan Lahan Perkebunan 2026
Gubernur Kalsel Dukung Pelatihan Sosialisator Nilai-Nilai 45 bagi Kepala Sekolah dan Guru
Program TMMD 127 Rampung di Dua Wilayah, Air Bersih hingga MCK Berhasil Dibangun

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 15:15 WITA

DKP Kalsel Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Perkuat Ketahanan Perikanan Tangkap

Senin, 20 April 2026 - 15:12 WITA

Penguatan Ketahanan Nelayan Kalsel Hadapi Perubahan Iklim dan Dorong Produktivitas Perikanan Tangkap

Senin, 20 April 2026 - 14:23 WITA

Revisi Perda TJSLP Kalsel Dorong Transformasi Program Sosial Perusahaan Berbasis Klaster dan Digital

Senin, 20 April 2026 - 14:18 WITA

TMMD ke-128 Segera Dimulai, Pemprov Kalsel Perkuat Pembangunan Infrastruktur Perdesaan

Senin, 20 April 2026 - 13:17 WITA

WFH Setiap Jumat, ESDM Kalsel Rasakan Dampak Penghematan

Berita Terbaru

Daerah

WFH Setiap Jumat, ESDM Kalsel Rasakan Dampak Penghematan

Senin, 20 Apr 2026 - 13:17 WITA