TANAH BUMBU, RadarBanua – Penutupan TMMD ke-126 di Desa Rejosari bukan hanya menandai selesainya berbagai program fisik dan nonfisik, tetapi juga mempertegas kuatnya sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan DPRD Tanah Bumbu.
Acara yang dipadati ratusan warga dan pejabat tinggi militer itu turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Hasanuddin. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh dari lembaga legislatif.
H. Hasanuddin yang hadir mendampingi Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, bersama jajaran Forkopimda, memberikan sambutan hangat atas kehadiran Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin. Ia menegaskan bahwa kolaborasi yang terbangun selama ini merupakan pondasi penting bagi kemajuan daerah.
“Atas nama DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, kami menyambut baik kunjungan Bapak Pangdam. Sinergi TNI dengan Pemkab Tanah Bumbu sudah sangat baik, dan semoga ke depan semakin kuat dalam mendukung pembangunan serta menjaga keamanan daerah,” ujar Hasanuddin, Kamis (6/11/2025).
Kehadiran pimpinan DPRD dalam penutupan TMMD menjadi bukti komitmen legislatif untuk mengawal langsung hasil-hasil pembangunan, terutama program strategis seperti TMMD yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Dukungan legislatif ini sejalan dengan harapan Bupati Andi Rudi Latif dan Pangdam Zainul Arifin agar program pemberdayaan masyarakat dapat terus berkelanjutan. Dengan sinergi tiga pilar—Eksekutif, Legislatif, dan TNI/Polri—pembangunan di Tanah Bumbu diharapkan makin terintegrasi dan tepat sasaran.
Melalui TMMD ke-126, sejumlah proyek seperti pembangunan jalan desa, perbaikan rumah tidak layak huni, dan penyediaan air bersih berhasil diselesaikan, membawa dampak nyata bagi percepatan ekonomi serta peningkatan kualitas hidup warga Desa Rejosari dan sekitarnya.









