Awal Tahun 2026 Naik 6,97 Persen, BPS Kalsel Rilis Ekspor Barang Asal Kalsel Capai US$996,76 juta

- Kontributor

Selasa, 3 Februari 2026 - 02:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel merilis ekspor barang asal Kalimantan Selatan mencapai US$996,76 juta atau naik 6,97 persen dibanding nilai ekspor November 2025 yang sebesar US$931,79 juta. Jika dibandingkan dengan nilai ekspor Desember 2024 yang mencapai US$921,32 juta, nilai ekspor Desember 2025 ini naik sebesar 8,19 persen.

“Ekspor terbesar Kalimantan Selatan Desember 2025 berdasarkan kode Harmonized System (HS) 2 digit disumbangkan oleh kelompok bahan bakar mineral (HS 27) dengan nilai US$824,88 juta. Nilai tersebut mengalami penurunan, yaitu sebesar 2,35 persen dibandingkan ekspor November 2025 yang sebesar US$844,69 juta. Pada urutan kedua adalah kelompok lemak dan minyak hewani/nabati (HS 15) yang menyumbang ekspor sebesar US$131,17 juta, naik sebesar 201,41 persen dibandingkan ekspor November 2025 yang mencapai US$43,52 juta. Sementara itu, di urutan ketiga adalah kelompok kayu dan barang dari kayu (HS 44) dengan nilai ekspor US$17,74 juta, naik sebesar 19,21 persen dibandingkan dengan ekspor November 2025 yang sebesar US$14,88 juta,” kata Mukhamad Mukhanif , Banjarbaru, Selasa (3/2/2026).

Berdasarkan kontribusinya terhadap total ekspor Desember 2025, kelompok bahan bakar mineral (HS 27) memberikan kontribusi terbesar yaitu sebesar 82,76 persen dan diikuti oleh kelompok lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15) dan dengan kontribusi sebesar 13,16 persen. 

“Nilai impor Kalimantan Selatan pada Desember 2025 mencapai US$130,98 juta. Nilai ini turun sebesar 14,22 persen jika dibandingkan dengan nilai impor November 2025 yang sebesar US$152,70 juta. Bila dibandingkan dengan nilai impor Desember 2024 yang mencapai US$145,30 juta, maka nilai impor Desember 2025 ini turun sebesar 9,85 persen,” ujar Hanief.

Hanief pun menjelaskan, Lima kelompok barang yang mempunyai nilai impor tertinggi pada Desember 2025 yang masuk ke Kalimantan Selatan adalah kelompok bahan bakar mineral (HS 27) senilai US$111,23 juta dengan kontribusi sebesar 84,92 persen; diikuti kelompok mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya (HS 84) senilai US$9,44 juta dengan kontribusi sebesar 7,21 persen, kelompok kapal, perahu dan struktur terapung (HS 89) senilai US$2,55 juta dengan kontribusi sebesar 1,94 persen; kelompok mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya (HS 85) senilai US$2,28 juta dengan kontribusi sebesar 1,74 persen; kelompok bahan kimia organik (HS 29) senilai US$2,27 juta dengan kontribusi sebesar 1,74 persen dari total impor Desember 2025. 

“Nilai total kelima komoditas terbesar tersebut adalah US$127,77 juta dengan kontribusi sebesar 97,55 persen dari total impor Desember 2025. Nilai ini turun sebesar 14,45 persen dibandingkan total kelimanya pada November 2025 yang sebesar US$149,34 juta. Impor Kalimantan Selatan pada Desember 2025 menurut negara asal tertinggi adalah dari Singapura dengan nilai US$53,28 juta, turun sebesar 16,96 persen dibandingkan pada November 2025 yang sebesar US$64,16. Kemudian diikuti oleh impor dari Malaysia yang mencapai US$39,59 juta, disusul impor dari India dengan nilai US$22,96 juta, impor dari Tiongkok sebesar US$14,74 juta, dan impor dari Kanada sebesar US$0,15 juta,” tutur Hanief. MC Kalsel/scw

Berita Terkait

Direktur Manajemen Risiko Pelindo Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 di Terminal Penumpang Banjarmasin 
Hadirkan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini, PAUD Citra Buka Sistem PMB Tahun Ajaran 2026/2027
Ekonomi dan Fiskal Kalsel Awal 2026 Tunjukkan Tren Positif, DJPb: Momentum Pertumbuhan Terjaga
PAUD Citra Indonesia Bagikan Paket Ramadan Kepada Masyarakat
Tindak Lanjut Hasil Entry Meeting BPK RI, Bappeda Kalsel Gelar Konsolidasi Evaluasi Renja Januari 2026 dan Sosialisasi SIPD e-Dalev
RSGM Gusti Hasan Aman Sambut Finalis Putri Indonesia Kalsel, Wujud Dukungan Pengembangan SDM Kesehatan
UPTD Laboratorium Lingkungan Siapkan Peresmian Gedung Baru
DPMPTSP Kalsel Optimalkan RIRU untuk Dorong Iklim Investasi Berkelanjutan

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:11 WIB

Direktur Manajemen Risiko Pelindo Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 di Terminal Penumpang Banjarmasin 

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:26 WIB

Hadirkan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini, PAUD Citra Buka Sistem PMB Tahun Ajaran 2026/2027

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:23 WIB

Ekonomi dan Fiskal Kalsel Awal 2026 Tunjukkan Tren Positif, DJPb: Momentum Pertumbuhan Terjaga

Jumat, 27 Februari 2026 - 03:58 WIB

PAUD Citra Indonesia Bagikan Paket Ramadan Kepada Masyarakat

Jumat, 27 Februari 2026 - 03:55 WIB

Tindak Lanjut Hasil Entry Meeting BPK RI, Bappeda Kalsel Gelar Konsolidasi Evaluasi Renja Januari 2026 dan Sosialisasi SIPD e-Dalev

Berita Terbaru