PMD Kalsel Ubah Pola Penilaian BUMDesa, Lima Besar Akan Diverifikasi Lapangan

- Kontributor

Rabu, 15 April 2026 - 11:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menggelar rapat penilaian Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) terbaik tingkat provinsi dengan skema baru yang lebih komprehensif dan terukur.

Kepala Dinas PMD Kalsel, Iwan Ristianto, melalui Kasi Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Ekonomi Desa, Indah Novita Purnamasari, menjelaskan bahwa pada tahun ini penilaian BUMDesa dilakukan dalam dua tahap utama.

“Untuk tahun ini, terkait penilaian BUMDesa terbaik tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, kami mengubah polanya menjadi dua tahap. Pertama adalah tahap administrasi, yakni pengumpulan dokumen usulan dari kabupaten,” ujar Novi di Banjarbaru, Rabu (15/4/2026). 

Pada tahap awal tersebut, tim penilai akan melakukan verifikasi terhadap kelengkapan dan kesesuaian dokumen berdasarkan indikator penilaian yang telah ditetapkan. Dari hasil seleksi administrasi, akan ditentukan lima besar BUMDesa terbaik.

“Selanjutnya, lima besar inilah yang akan kami lakukan kunjungan lapangan untuk memverifikasi data-data yang telah disampaikan,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut terungkap bahwa antusiasme kabupaten cukup tinggi. Hingga saat ini, sebanyak 10 kabupaten telah mendaftarkan BUMDesanya, sementara satu kabupaten lainnya masih dalam proses pengajuan. Batas akhir pengumpulan dokumen ditetapkan hingga akhir bulan ini, guna memungkinkan pelaksanaan penilaian administrasi pada awal bulan berikutnya.

Lebih lanjut, Novi menyampaikan bahwa penilaian ini tidak semata sebagai ajang apresiasi, namun juga menjadi instrumen pembinaan bagi BUMDesa agar terus berkembang dan naik kelas.

“Harapannya, penilaian tahun ini bisa lebih mendorong pengembangan BUMDesa, terutama melalui pemeringkatan yang nantinya dapat memacu BUMDesa untuk menjadi BUMDesa Maju,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini di Kalimantan Selatan terdapat 32 BUMDesa yang telah masuk kategori maju, yang tersebar di beberapa kabupaten seperti Tanah Bumbu dan Kabupaten Banjar, meski persebarannya masih belum merata.

Melalui penilaian ini, Pemprov Kalsel berharap akan terjadi peningkatan jumlah BUMDesa maju di berbagai wilayah, sehingga mampu memperkuat perekonomian desa secara berkelanjutan. MC Kalsel/tgh

Berita Terkait

20 Klien Disabilitas Perempuan Angkatan VIII Tahun 2026 Lulus Program Rehabilitasi Sosial di PRSPD Iskaya Banaran
Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Perkuat Sinergi, Menjaga Stabilitas, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah 
Pemprov Kalsel Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Aset Pasca Raih WTP ke-13
Ribuan Goweser Taklukkan Jalur Ekstrem Kiram, Hadiah Umrah Jadi Magnet Utama
Dinsos Kalsel Lepas 20 Klien Program Rehabilitasi Sosial Angkatan VIII PRSPD Iskaya Banaran
Lima Langkah Strategis Disiapkan Pemprov Kalsel Tingkatkan Kinerja GWPP
Di FGD Keja Sama Industri, Disperin Kalsel Fokus Dorong Hilirisasi Industri
Pemprov Kalsel Dorong Koperasi Tertib RAT Melalui Bimtek Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:47 WITA

20 Klien Disabilitas Perempuan Angkatan VIII Tahun 2026 Lulus Program Rehabilitasi Sosial di PRSPD Iskaya Banaran

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:09 WITA

Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Perkuat Sinergi, Menjaga Stabilitas, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah 

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:05 WITA

Pemprov Kalsel Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Aset Pasca Raih WTP ke-13

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:03 WITA

Ribuan Goweser Taklukkan Jalur Ekstrem Kiram, Hadiah Umrah Jadi Magnet Utama

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:09 WITA

Dinsos Kalsel Lepas 20 Klien Program Rehabilitasi Sosial Angkatan VIII PRSPD Iskaya Banaran

Berita Terbaru