Pengurus MUI Kalsel 2026–2031 Dikukuhkan, Wagub Kalsel Inginkan Penguatan Pendidikan Berakhlak

- Kontributor

Rabu, 22 April 2026 - 21:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Cholil Nafis, secara resmi mengukuhkan kepengurusan MUI Provinsi Kalimantan Selatan masa khidmat 2026–2031. Kegiatan berlangsung di Mahligai Pancasila dan dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) I MUI Kalsel Tahun 2026.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman, unsur Forkopimda, kepala daerah, serta jajaran pengurus MUI dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, Hasnuryadi menyampaikan harapannya agar MUI dapat terus menjalankan peran strategis dalam membina umat, khususnya dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia.

“Kami siap bersinergi dan berjalan bersama untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak yang baik,” ujarnya.

Sementara itu, KH Cholil Nafis menyoroti tantangan yang dihadapi ulama di era digital. Ia menyebutkan bahwa perkembangan teknologi dan tingginya penggunaan perangkat digital di masyarakat menjadi peluang sekaligus tantangan dalam penyampaian dakwah.

“Ulama perlu memahami teknologi agar dakwah dapat menjangkau masyarakat lebih luas melalui media digital,” ungkapnya, Rabu (22/4/2026).

Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara ulama dan pemerintah. Menurutnya, kolaborasi yang baik antara keduanya akan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

“Sinergi antara ulama dan umara harus terus dijaga. Jika keduanya berjalan bersama, maka kemaslahatan umat akan lebih mudah terwujud,” tegasnya.

Ketua MUI Kalimantan Selatan yang baru dikukuhkan, KH Ahmad Syairazi, menyampaikan bahwa amanah yang diembannya merupakan tanggung jawab besar, tidak hanya secara organisasi, tetapi juga secara moral dan spiritual.

Ia menjelaskan, MUI memiliki dua peran utama, yakni sebagai pelayan umat melalui pembinaan dan perlindungan masyarakat, serta sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberikan masukan terhadap berbagai kebijakan, selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama.

Dengan kepengurusan baru ini, diharapkan MUI Kalimantan Selatan dapat semakin optimal dalam menjalankan fungsi keumatan serta memperkuat peran dalam pembangunan daerah berbasis nilai-nilai keagamaan. MC Kalsel/Fuz

Berita Terkait

Rakernis Dispora Kalsel Perkuat Sinergi Daerah, Fokus Pembinaan Pemuda dan Olahraga Berkelanjutan
Antisipasi Kemarau 2026, BPTPH Kalsel Perkuat Pengendalian Hama dan Irigasi
Menghitung Hari Jelang Embarkasi Haji Perdana, Fasilitas Bandara Internasional Syamsudin Noor Siap Layani Jemaah Haji
Perkuat Sinergi, Gubernur Kalsel Hadiri Pemusnahan Uang Palsu oleh Forum Botasupal
Bank Kalsel Ajak Anak-Anak Ikuti Lomba Mewarnai di Pekan AKSEL 2026
Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor, Kalsel Dorong Percepatan Eliminasi TBC Melalui PPM
Pemprov Kalsel Tekankan Penguatan Langkah Strategis Jaga Kualitas Lingkungan
UPTD TPAS Regional Banjarbakula Imbau Pengelolaan Sampah Terpadu di Kawasan Perkantoran

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 22:01 WITA

Rakernis Dispora Kalsel Perkuat Sinergi Daerah, Fokus Pembinaan Pemuda dan Olahraga Berkelanjutan

Rabu, 22 April 2026 - 21:56 WITA

Antisipasi Kemarau 2026, BPTPH Kalsel Perkuat Pengendalian Hama dan Irigasi

Rabu, 22 April 2026 - 21:49 WITA

Menghitung Hari Jelang Embarkasi Haji Perdana, Fasilitas Bandara Internasional Syamsudin Noor Siap Layani Jemaah Haji

Rabu, 22 April 2026 - 21:47 WITA

Pengurus MUI Kalsel 2026–2031 Dikukuhkan, Wagub Kalsel Inginkan Penguatan Pendidikan Berakhlak

Rabu, 22 April 2026 - 21:46 WITA

Perkuat Sinergi, Gubernur Kalsel Hadiri Pemusnahan Uang Palsu oleh Forum Botasupal

Berita Terbaru