Disperkim Kalsel Perkuat Pengawasan RTLH, Bukti Lapangan Wajib Diperhatikan

- Kontributor

Selasa, 28 April 2026 - 14:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) memperkuat pelaksanaan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2026 dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan akuntabel.

Hal ini disampaikan Kepala Disperkim Kalsel, Rahmiyanti Jonoezir Pamuntjak, dalam kegiatan bimbingan teknis (bimtek) modul kerja RTLH yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari fasilitator, satuan tugas kabupaten/kota, hingga perwakilan calon penerima bantuan.

Menurut Rahmiyanti, kesamaan pemahaman menjadi fondasi utama agar program bantuan rumah benar-benar tepat sasaran dan berdampak nyata di masyarakat. Ia menegaskan, data penerima yang telah ditetapkan sebelumnya tetap harus diverifikasi ulang di lapangan.

“Jangan sampai penerima bantuan sudah tidak ada, atau ternyata sudah menerima bantuan dari sumber lain. Validasi ulang ini penting agar bantuan tidak salah sasaran,” ujarnya saat sambutan di Banjarbaru, Selasa (28/4/2026).

Selain ketepatan data, kualitas pembangunan juga menjadi perhatian utama. Rumah yang direhabilitasi atau dibangun harus memenuhi standar teknis agar benar-benar layak huni dan mampu meningkatkan kualitas hidup penerima.

Tak hanya itu, aspek akuntabilitas dan transparansi penggunaan anggaran juga diperketat. Pemerintah menekankan bahwa setiap rupiah bantuan harus dapat dipertanggungjawabkan, termasuk melalui kesesuaian antara Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan kondisi riil di lapangan.

Rahmiyanti mengungkapkan, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa perbedaan kecil antara perencanaan dan pelaksanaan bisa menjadi temuan. Karena itu, dokumentasi pekerjaan menjadi hal yang krusial.

“Dokumentasi sebelum dan sesudah pekerjaan sangat penting. Foto-foto di lapangan bisa menjadi bukti bahwa pekerjaan benar-benar dilaksanakan sesuai rencana,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kecermatan dalam mengelola material di lapangan, termasuk mengantisipasi kelebihan atau kekurangan bahan agar tidak menimbulkan persoalan administratif di kemudian hari.

Melalui bimtek ini, peserta dibekali pemahaman terkait arah kebijakan pembangunan perumahan dan permukiman, mekanisme penyaluran bantuan RTLH, serta sistem pengawasan dan pengendalian. Pada hari berikutnya, materi dilanjutkan dengan strategi pendampingan teknis dan manajerial berbasis modul kerja terstruktur.

Oleh karena itu, Program RTLH sendiri diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Rumah yang layak huni dinilai berkontribusi langsung terhadap kesehatan, kenyamanan, hingga produktivitas penghuninya.

Pemerintah pun mendorong koordinasi yang solid antar pemangku kepentingan, termasuk pemerintah desa, fasilitator, dan masyarakat penerima bantuan, agar berbagai persoalan di lapangan dapat segera diatasi.

“Dengan pemahaman yang sama dan koordinasi yang kuat, kita optimistis program RTLH tahun ini bisa berjalan lebih baik, lebih tepat sasaran, dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” tutup Rahmiyanti. MC Kalsel/tgh

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru