





Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan II Tahun 2026 lingkup Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota dan Instansi Vertikal di Kalimantan Selatan, bertempat di Aula Kampus I BPSDMD Provinsi Kalsel, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Kalsel, Dinansyah.
Dalam sambutannya, Dinansyah menegaskan bahwa seluruh pelatihan yang dikembangkan melalui BPSDMD memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik.
“Pada dasarnya, semua pelatihan yang kita kembangkan melalui badan diklat sangat berguna untuk pengembangan potensi diri dan meningkatkan pelayanan publik. Apapun jenis pelatihannya, semuanya diarahkan untuk membenahi kinerja organisasi agar bisa bekerja lebih cepat dan mampu beradaptasi dengan setiap perubahan, terutama di sektor pelayanan publik yang menjadi kebutuhan utama masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti hasil penilaian Ombudsman RI Tahun 2025 terkait pelayanan publik di Kalimantan Selatan yang dinilai masih memerlukan pembenahan di berbagai sektor.
“Opini Ombudsman ini menjadi gambaran bagi kita bahwa pelayanan publik di Kalsel masih perlu banyak pembenahan dan perbaikan. Karena itu, melalui pelatihan kepemimpinan ini diharapkan lahir pejabat pengawas yang mampu menghadirkan inovasi, mempercepat layanan, dan memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” katanya.
Menurutnya, semangat “Kalsel Bekerja” yang tengah digaungkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan harus benar-benar tertanam dalam diri setiap ASN dan pejabat di lingkungan pemerintahan.
“Kita semua harus bekerja dengan cepat dan produktif, membangun cara berpikir yang sistematis dalam menyelesaikan permasalahan rakyat, termasuk mengembangkan budaya inovasi dan kreativitas di lingkup kerja masing-masing. Insya Allah, kita bisa mencapai pembangunan yang maksimal jika seluruh ASN di Kalsel bekerja secara profesional dan disiplin,” lanjutnya.
Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan II Tahun 2026 ini diikuti sebanyak 40 peserta yang berasal dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, pemerintah kabupaten/kota, serta instansi vertikal di Kalimantan Selatan.
Adapun rincian peserta terdiri dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebanyak 9 orang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan 4 orang, Kabupaten Tapin 6 orang, Kabupaten Kotabaru 3 orang, Kota Banjarmasin 8 orang, Kota Banjarbaru 8 orang, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebanyak 2 orang.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kompetensi kepemimpinan pengawas yang adaptif, inovatif, serta responsif terhadap tantangan birokrasi dan kebutuhan pelayanan masyarakat yang terus berkembang. MC Kalsel/dam
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id












