UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Optimis PAD 2026 Tercapai

- Kontributor

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Selatan optimis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 sebesar lebih dari Rp1 miliar 27 juta dapat tercapai.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Ahmad Jaki mengatakan optimisme tersebut didasarkan pada capaian PAD tahun 2025 yang juga berhasil memenuhi target yang telah ditetapkan.

“Untuk target PAD tahun ini lebih dari Rp1 miliar 27 juta dan kami optimis bisa tercapai. Karena pada tahun 2025 lalu capaian PAD juga berhasil memenuhi target yang diberikan,” ujar Ahmad Jaki di Banjarmasin, Kamis (7/5/2026).

Ia menjelaskan, sumber PAD di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin berasal dari berbagai sektor layanan dan pemanfaatan fasilitas pelabuhan, seperti sewa gudang, sewa warung, sewa selasar, sewa cold storage, sewa lahan untuk cold storage, hingga tambat labuh kapal.

“Pendapatan yang diperoleh berasal dari pemanfaatan fasilitas yang ada di kawasan pelabuhan, mulai dari sewa gudang, warung, selasar, cold storage, lahan cold storage hingga tambat labuh kapal. Semua ini terus kami optimalkan,” jelasnya.

Menurut Ahmad Jaki, upaya peningkatan PAD ke depan juga akan dibarengi dengan pembenahan sarana dan prasarana di kawasan pelabuhan perikanan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekaligus memberikan pelayanan yang lebih nyaman bagi masyarakat dan pelaku usaha perikanan.

“Ke depan kami akan terus melakukan perbaikan sarana dan prasarana agar pemanfaatan lahan semakin optimal dan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih nyaman,” katanya.

Selain fokus pada peningkatan pendapatan, UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin juga mendorong pengembangan pengolahan produk perikanan bagi masyarakat sekitar sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah hasil perikanan daerah.

“Kami juga ingin pengolahan produk perikanan bisa berkembang di masyarakat sekitar pelabuhan, sehingga hasil perikanan tidak hanya dijual mentah tetapi juga memiliki nilai tambah,” pungkas Ahmad Jaki. MC Kalsel/scw

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Kunjungan Komisi XI DPR RI, Gubernur H. Muhidin Paparkan Capaian dan Potensi Kalsel
DLH Kalsel Gandeng Organisasi Kepemudaan Perkuat Pengelolaan Sampah
Kolaborasi Dispora dan DLH Kalsel Libatkan Pemuda  Jadi Agen Edukasi Lingkungan dan Pengelolaan Sampah
Rapat Koordinasi SKPD, Gubernur Kalsel Bahas Kinerja dan Dorong Penguatan Pelayanan Digital
DPKP Kalsel Perketat Pengawasan Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Kabupaten/Kota
Rakor Penyaluran Pupuk Bersubsidi Kalsel Perkuat Pengawasan dan Ketepatan Sasaran
PUPR Kalsel Gelar Bimtek Ahli K3 Konstruksi, Tekankan Keselamatan Kerja di Lapangan
BPSDMD Kalsel Gelar PKP Angkatan II 2026, Perkuat Kepemimpinan ASN dan Tingkatkan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:11 WITA

Kunjungan Komisi XI DPR RI, Gubernur H. Muhidin Paparkan Capaian dan Potensi Kalsel

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:40 WITA

DLH Kalsel Gandeng Organisasi Kepemudaan Perkuat Pengelolaan Sampah

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:33 WITA

Kolaborasi Dispora dan DLH Kalsel Libatkan Pemuda  Jadi Agen Edukasi Lingkungan dan Pengelolaan Sampah

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:03 WITA

Rapat Koordinasi SKPD, Gubernur Kalsel Bahas Kinerja dan Dorong Penguatan Pelayanan Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:00 WITA

DPKP Kalsel Perketat Pengawasan Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Kabupaten/Kota

Berita Terbaru