Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan Perkuat Validitas DTSEN, Dinsos Kalsel Tingkatkan Kapasitas Operator SIKS-NG

- Kontributor

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Sosial terus memperkuat pengelolaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui peningkatan kapasitas pengelola Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – New Generation (SIKS-NG).

Kegiatan yang diikuti para operator, verifikator, dan pengelola data sosial dari Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memastikan data sosial yang dimiliki pemerintah semakin akurat, valid, dan tepat sasaran guna mendukung program kesejahteraan sosial masyarakat.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, M Farhanie mengatakan, penguatan DTSEN menjadi bagian penting dalam mendukung kebijakan sosial yang efektif dan tepat sasaran.

“Dalam budaya urang Banjar ada ungkapan ‘gawi sabumi, saraba kawa’, yang bermakna pekerjaan seberat apa pun akan dapat diselesaikan apabila dilakukan bersama-sama. Semangat kebersamaan itu yang menjadi dasar dalam memperkuat DTSEN melalui aplikasi SIKS-NG,” ujar Farhanie, Banjarmasin, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, DTSEN bukan sekadar kumpulan data administratif, melainkan fondasi utama dalam memastikan program kesejahteraan sosial benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

“Ketepatan data berarti ketepatan kebijakan. Ketepatan kebijakan berarti hadirnya negara secara nyata di tengah masyarakat,” katanya.

Farhanie menegaskan, peran operator dan verifikator data sangat strategis karena menjadi ujung tombak dalam proses penginputan serta validasi data sosial di lapangan.

“Melalui ketelitian, integritas, dan tanggung jawab para pengelola data inilah kualitas DTSEN akan ditentukan,” ungkap Farhanie.

Ia juga menyampaikan bahwa tantangan pengelolaan data sosial saat ini semakin kompleks seiring tingginya mobilitas masyarakat dan berkembangnya tuntutan integrasi digital. Karena itu, seluruh pengelola data dituntut lebih adaptif dan kolaboratif.

Melalui kegiatan tersebut, Dinsos Kalsel berharap peserta mampu memahami mekanisme penginputan dan verifikasi data secara seragam, meningkatkan kompetensi teknis pengelolaan SIKS-NG, memperkuat koordinasi lintas daerah, serta menumbuhkan komitmen bersama dalam menjaga validitas data sosial.

Farhanie menambahkan, Pemprov Kalsel akan terus mendukung penguatan tata kelola data sosial melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital, dan sinergi lintas sektor.

“Kami berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, tidak hanya hadir secara administratif, tetapi juga menjadikan forum ini sebagai ruang belajar dan berbagi pengalaman dari lapangan,” tuturnya.

Dengan semangat gotong royong dan kerja bersama, Dinsos Kalsel optimistis kualitas DTSEN akan semakin baik dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan. MC Kalsel/Rns

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Polda Kalsel Musnahkan 128,7 Kilogram Sabu Senilai Rp231 Miliar, Lima Tersangka Diamankan
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 128,7 Kilogram Sabu, Kapolda: Sasar Daerah Pertambangan dan Perkotaan
Polda Kalsel Ungkap 128,7 Kilogram Sabu, Pemprov Apresiasi Kinerja Aparat
Dinas Pariwisata Kalsel Gelar Pelatihan SDM, Pokdarwis Didorong Jadi Garda Terdepan Pariwisata Berkelanjutan
Pemprov Kalsel Berkomitmen Penuhi Sarana Pendidikan Ramah Disabilitas
Jaga Eksistensi Budaya, Disdikbud Kalsel Gelar Pameran Temporer Peradaban Dayak di Museum Lambung Mangkurat
Workshop Wirausaha Kerajinan, Disperin dan Dekranasda Kalsel Berdayakan Industri Usaha di Banua
Hj. Mariana Ajak Pekerja Informal Tanah Bumbu Miliki Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Mulai Rp16.800 per Bulan

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:27 WITA

Polda Kalsel Musnahkan 128,7 Kilogram Sabu Senilai Rp231 Miliar, Lima Tersangka Diamankan

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:48 WITA

Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 128,7 Kilogram Sabu, Kapolda: Sasar Daerah Pertambangan dan Perkotaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:43 WITA

Dinas Pariwisata Kalsel Gelar Pelatihan SDM, Pokdarwis Didorong Jadi Garda Terdepan Pariwisata Berkelanjutan

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:40 WITA

Pemprov Kalsel Berkomitmen Penuhi Sarana Pendidikan Ramah Disabilitas

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:37 WITA

Jaga Eksistensi Budaya, Disdikbud Kalsel Gelar Pameran Temporer Peradaban Dayak di Museum Lambung Mangkurat

Berita Terbaru