


Kontingen sepak takraw Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) berhasil mencatatkan prestasi gemilang pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Selatan 2026.
Tim putera dan puteri HSS sukses raih gelar juara usai meraih medali emas pada partai final yang berlangsung di Upik Indoor Futsal Banjarmasin, Sabtu (23/5/2026) sore.
Keberhasilan HSS diawali dari sektor puteri. Dalam pertandingan final yang berlangsung sengit, tim puteri HSS mampu mengalahkan Kabupaten Kotabaru dengan skor tipis 2-1. Duel berjalan ketat sejak set pertama dengan saling balas serangan dari kedua tim.
Namun, skuad HSS tampil lebih tenang dan disiplin pada set penentuan sehingga berhasil memastikan kemenangan sekaligus merebut medali emas POPDA Kalsel 2026.
Prestasi serupa juga ditorehkan tim putera HSS A. Mereka sukses menundukkan HSU A dengan skor identik 2-1 dalam laga final yang berlangsung dramatis dan penuh tensi.
Kemenangan tersebut memastikan Kabupaten Hulu Sungai Selatan menyapu bersih gelar juara cabang olahraga sepak takraw, baik kategori putera maupun puteri.
Pelatih sepak takraw HSS, Hafiz Fadillah, mengaku bangga atas perjuangan seluruh atlet yang mampu menjalankan strategi dengan baik sepanjang pertandingan.
“Alhamdulillah, hasil ini merupakan kerja keras seluruh atlet dan tim pelatih. Anak-anak mampu bermain disiplin, menjaga mental, dan tetap fokus sampai akhir pertandingan. Semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi untuk terus berkembang dan membawa nama HSS lebih baik lagi di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Sementara itu, Kepala Disporapar HSS, Dody Puriyandhani, turut mengapresiasi pencapaian atlet sepak takraw yang berhasil mempertahankan tradisi juara bagi daerahnya.
“Kita sangat bangga dengan perjuangan atlet. Dari awal kami memang optimistis karena mereka merupakan juara bertahan. Cabang sepak takraw juga menjadi salah satu andalan HSS,” katanya.
Selain laga final, pertandingan perebutan tempat ketiga juga berlangsung menarik. Pada kategori putera, Tala A berhasil merebut posisi ketiga setelah mengalahkan HSS B dengan skor 2-1. Sedangkan di sektor puteri, Kabupaten Tapin sukses meraih peringkat ketiga usai menundukkan Tabalong dengan skor serupa.
Keberhasilan HSS mendominasi sektor putera dan puteri menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet muda sepak takraw di daerah tersebut. Dominasi ini sekaligus mempertegas posisi HSS sebagai salah satu kekuatan utama sepak takraw pelajar di Kalimantan Selatan.
Sementara itu, Kadispora Kalsel Pebriadin Hapiz melalui Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Heru Susmianto, menilai keberhasilan HSS tidak lepas dari dukungan sarana latihan yang memadai.
Menurutnya, ketersediaan fasilitas latihan sepak takraw di Kandangan membuat atlet dapat berlatih secara intensif sehingga berdampak terhadap peningkatan prestasi.
Heru juga menyebutkan, untuk agenda Pra POPNAS tahun 2026 sementara dibatalkan karena berkaitan dengan penganggaran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. “Meski demikian, pihaknya tetap akan mempersiapkan atlet pelajar Kalsel menghadapi agenda POPNAS berikutnya yang direncanakan berlangsung pada 2027,” kata Heru. MC Kalsel/tgh












