BRIDA Perkuat Ekosistem Inovasi, Sebanyak 88 Proposal Ramaikan Kalsel Innovation Award 2026

- Kontributor

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat ekosistem inovasi di lingkungan pemerintah daerah melalui berbagai langkah strategis. Upaya tersebut mendapat respons positif dengan tingginya antusiasme peserta pada ajang Kalsel Innovation Award (KIA) 2026, yang hingga akhir masa pengumpulan proposal berhasil menghimpun 88 proposal inovasi dari tiga kategori.

Berdasarkan data Tim Pelaksana Kalsel Innovation Award 2026, sebanyak 40 proposal berasal dari kategori SKPD Provinsi Kalimantan Selatan, 26 proposal dari SKPD Kabupaten/Kota, dan 22 proposal dari kategori masyarakat umum. Selanjutnya, dewan juri akan menyeleksi sepuluh inovasi terbaik pada masing-masing kategori untuk mengikuti tahap presentasi.

Kepala BRIDA Provinsi Kalimantan Selatan, Thaufik Hidayat, mengatakan capaian tersebut menunjukkan semakin tumbuhnya budaya inovasi di Kalimantan Selatan.

“Alhamdulillah, jumlah inovasi yang masuk terus bertambah. Ini menunjukkan bahwa semangat berinovasi di Kalimantan Selatan semakin baik dan menjadi modal penting dalam membangun daerah yang lebih maju,” ujarnya di Banjarbaru, Rabu (8/7/2026).

Menurut Thaufik, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya BRIDA dalam membangun ekosistem inovasi di lingkungan pemerintah daerah. Salah satunya melalui pembentukan tim inovasi pada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Salah satu langkah yang kami lakukan adalah mendorong pembentukan tim inovasi di seluruh SKPD. Alhamdulillah, seluruh SKPD di Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan saat ini telah memiliki tim inovasi masing-masing,” katanya.

Selain membentuk tim inovasi, BRIDA juga memperkuat komitmen para pimpinan perangkat daerah melalui penandatanganan fakta integritas agar inovasi menjadi bagian dari budaya kerja organisasi.

“Kami juga meminta seluruh kepala SKPD, termasuk saya sebagai Kepala BRIDA, untuk menandatangani fakta integritas sebagai bentuk komitmen dalam mendorong tumbuhnya inovasi di lingkungan kerja masing-masing. Komitmen pimpinan menjadi fondasi penting agar inovasi dapat berkembang secara berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Thaufik menilai bahwa para inovator merupakan sumber daya yang memiliki kemampuan lebih dalam menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan pembangunan.

“Saya meyakini bahwa para inovator adalah orang-orang yang luar biasa. Jiwa inovatif tidak hanya mencerminkan kreativitas, tetapi juga mencakup kecerdasan, kepintaran, dan kemampuan menghadirkan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Kalsel Innovation Award bukan menjadi tujuan akhir bagi para peserta. BRIDA akan terus melakukan pembinaan agar inovasi terbaik Kalimantan Selatan mampu bersaing pada tingkat nasional.

“Kami tidak ingin para inovator berhenti di tingkat provinsi. Inovasi-inovasi terbaik akan kami dorong mengikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan Kementerian PANRB maupun Innovative Government Award yang dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri. Harapannya, inovasi dari Kalimantan Selatan dapat semakin dikenal dan memberikan dampak yang lebih luas,” tuturnya.

Melalui pembinaan yang berkesinambungan, BRIDA berharap ekosistem inovasi di Kalimantan Selatan semakin kuat, tidak hanya dari sisi jumlah inovasi yang dihasilkan, tetapi juga kualitas dan kebermanfaatannya bagi masyarakat.

Dengan semakin banyaknya inovasi yang lahir dari pemerintah maupun masyarakat, BRIDA optimistis Kalimantan Selatan akan memiliki semakin banyak inovator yang mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, daya saing daerah, serta percepatan pembangunan di berbagai sektor. MC Kalsel/dam

Berita Terkait

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi
Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 
Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru
BPSDMD Kalsel Tutup Pelatihan Manajemen Risiko 2026, Dorong ASN Perkuat Budaya Sadar Risiko
Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur
Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung
Dispersip Kalsel Hadirkan Layanan Referensi untuk Permudah Akses Informasi Masyarakat
Dislautkan Kalsel Gelar Aksi Bersih-Bersih Pantai Angsana, Perkuat Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:06 WITA

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:06 WITA

Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:09 WITA

Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:45 WITA

Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung

Berita Terbaru