Angkasa Pura Indonesia Perkuat Kesejahteraan Warga Lewat Bantuan TJSL

- Kontributor

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor kembali menyalurkan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada masyarakat Kota Banjarbaru. Bantuan senilai Rp319.625.000,00 tersebut diserahkan secara simbolis dengan menyasar sektor kesehatan, pendidikan, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kualitas hunian masyarakat, di Puskesmas Landasan Ulin, Banjarbaru, Selasa (14/7/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan oleh General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, kepada Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby. Program ini menjadi bagian dari sinergi antara PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) dengan Pemerintah Kota Banjarbaru dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, mengatakan bahwa pelaksanaan program TJSL merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan agar kehadiran bandara tidak hanya berperan sebagai simpul transportasi udara, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.

“Kami ingin memastikan keberadaan Bandara Internasional Syamsudin Noor memberikan dampak positif bagi masyarakat. Melalui program TJSL ini, kami berupaya mendukung upaya penurunan stunting, meningkatkan kualitas sarana pendidikan, memperkuat pengelolaan lingkungan, hingga membantu masyarakat memperoleh rumah yang lebih layak huni,” kata Stephanus.

Ia menambahkan, keberhasilan program sosial tidak dapat dilepaskan dari kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Banjarbaru, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, serta seluruh pihak yang telah bersinergi bersama kami. Ke depan, kolaborasi ini akan terus kami perkuat agar program TJSL semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam sektor kesehatan, PT Angkasa Pura Indonesia melalui program InJourney Lawan Stunting menyalurkan bantuan senilai Rp164.625.000,00 kepada 127 anak di Kota Banjarbaru. Bantuan berupa paket pemenuhan gizi tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan penurunan angka stunting yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Pada bidang pendidikan, perusahaan mengalokasikan Rp30 juta melalui program InJourney Cerdaskan Bangsa untuk memperbaiki halaman SDN 3 Landasan Ulin Utara sehingga menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi para siswa.

Selain itu, bantuan sebesar Rp50 juta juga diberikan kepada SMP Negeri 15 Banjarbaru untuk pembangunan panggung sekolah. Fasilitas tersebut nantinya dapat dimanfaatkan sebagai sarana kegiatan seni, budaya, pembelajaran, hingga pengembangan kreativitas peserta didik.

Komitmen terhadap pelestarian lingkungan diwujudkan melalui program InJourney Airports Peduli Lingkungan dengan menyerahkan bantuan mesin pencacah sampah senilai Rp25 juta kepada LPM Guntung Payung, Kelurahan Guntung Manggis. Peralatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus memberikan nilai tambah melalui pengolahan sampah organik.

Sementara itu, melalui program InJourney Airports Rumah Layak Huni, perusahaan juga memberikan bantuan renovasi rumah sebesar Rp50 juta bagi warga yang membutuhkan. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal agar lebih sehat, aman, dan layak dihuni.

Menurut Stephanus, berbagai program TJSL yang dijalankan merupakan bagian dari komitmen PT Angkasa Pura Indonesia dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek pengentasan kemiskinan, kesehatan, pendidikan, permukiman berkelanjutan, serta kemitraan.

“Melalui berbagai program sosial ini, kami berharap kehadiran PT Angkasa Pura Indonesia tidak hanya memperkuat konektivitas transportasi udara di Kalimantan Selatan, tetapi juga menjadi mitra pembangunan yang mampu menghadirkan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan,” tutup Stephanus. MC Kalsel/Fuz

Berita Terkait

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda
Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya
Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur
Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien
Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH
Pilkades 2026 di Tiga Kabupaten Kalsel Berjalan Lancar, 84 Desa Ikuti Pemilihan
BUMDesa Produktif Dapat Bantuan, Dari Combine Harvester hingga Alat Pascapanen

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WITA

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:38 WITA

Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:13 WITA

Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:46 WITA

Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien

Berita Terbaru