Jalan Veteran Sungai Lulut Ambles, PUPR Kalsel Fokus Penanganan Darurat dan Solusi Permanen

- Kontributor

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan mempertimbangkan menutup sementara ruas Jalan Veteran di Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin, guna mempercepat penanganan badan jalan yang ambles akibat penurunan tanah di sisi sungai.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, mengatakan keputusan penutupan masih dikoordinasikan bersama Forum Lalu Lintas. Langkah tersebut dinilai penting agar proses perbaikan dapat dilakukan secara menyeluruh tanpa terganggu arus kendaraan sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan.

“Kami lagi berkoordinasi dengan teman-teman di Forum Lalu Lintas. Kalau bisa, selama penanganan jalan itu ditutup dulu sementara supaya kami bisa bekerja secara komprehensif dan penuh, tidak terganggu lalu lintas, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan,” Kata Yasin di Banjarbaru, Rabu (15/7/2026).

Apabila penutupan diberlakukan, masyarakat dapat menggunakan Jalan Rahayu sebagai jalur alternatif.

Yasin menjelaskan, penanganan darurat telah dimulai sejak Selasa (14/7) dengan pemasangan rambu peringatan, traffic cone, dan barrier di sekitar lokasi. Tim Bidang Bina Marga bersama konsultan teknis juga telah melakukan pemeriksaan lapangan.

Hasil pengamatan sementara menunjukkan badan jalan mengalami penurunan akibat gerusan di tepi sungai yang mengurangi daya dukung tanah di bawah konstruksi jalan.

“Dari hasil pengamatan memang terjadi lagi gerusan di lokasi tersebut sehingga menyebabkan penurunan badan jalan. Akibatnya jalan retak dan kemudian ambles,” ucapnya.

Untuk penanganan awal, PUPR akan membongkar bagian jalan yang rusak, memasang cerucuk galam sebagai penguat tanah, dilanjutkan pemasangan geotekstil sebelum dilakukan penimbunan secara bertahap. Pengaspalan baru akan dilaksanakan setelah kondisi tanah dinyatakan benar-benar stabil.

“Kami tidak bisa langsung mengaspal. Timbunan dipasang bertahap agar penurunannya bisa dipantau. Setelah benar-benar stabil baru dilakukan pengaspalan,” jelasnya.

Menurut Yasin, proses penanganan hingga ruas jalan dapat kembali difungsikan diperkirakan memerlukan waktu sekitar tiga minggu hingga satu bulan.

Ia mengakui kerusakan di Jalan Veteran bukan kali pertama terjadi. Pola serupa juga pernah ditemukan di Jalan Martapura Lama pada 2024 serta di kawasan Lampihong, Kabupaten Balangan.

Menurutnya, ruas jalan yang berada di bantaran sungai memiliki karakteristik tanah yang rentan mengalami penurunan saat memasuki musim kemarau. Ketika tanah yang sebelumnya jenuh air mulai mengering, ikatan antarpartikel tanah melemah sehingga lebih mudah turun saat menerima beban kendaraan.

“Polanya seperti itu. Jalan berada di pinggir sungai, tanah mulai mengering saat musim kemarau, kemudian dibebani kendaraan sehingga akhirnya longsor,” ujarnya.

Yasin menambahkan, penanganan yang selama ini dilakukan masih bersifat sementara melalui overlay perkerasan dan perbaikan lapis pondasi agregat agar jalan tetap dapat dilalui masyarakat. Namun, metode tersebut belum menyelesaikan penyebab utama penurunan tanah.

Untuk penanganan permanen, PUPR sebenarnya telah mengkaji pembangunan menggunakan sistem pile slab maupun dinding penahan tanah (DPT). Namun, pelaksanaannya terkendala padatnya permukiman di bantaran sungai, sempitnya ruang kerja, tingginya volume lalu lintas, serta sulitnya mobilisasi alat berat.

Sebagai tindak lanjut, PUPR akan melakukan inspeksi teknis dan investigasi geoteknik yang meliputi survei visual, pemetaan retakan, pengujian struktur perkerasan, hingga penyelidikan kondisi tanah.

“Hasil investigasi tersebut akan menjadi dasar penentuan metode penanganan permanen, termasuk kemungkinan penggunaan geotekstil, geogrid, sheet pile, bronjong, maupun dinding penahan tanah sesuai hasil analisis,” ungkapnya

Sembari menunggu keputusan penutupan jalan dan pelaksanaan perbaikan, Dinas PUPR Kalsel mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintasi kawasan Jalan Veteran serta mematuhi arahan petugas di lapangan. MC Kalsel/tgh

Berita Terkait

100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan
BKPRMI Kalsel Perkuat Silaturahmi Lewat Fun Gowes di Milad ke-49
Banjarmasin Juara Umum Kejurprov Anggar Kalsel, Borong 15 Medali Emas
DPPPAKB Kalsel Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Video Pendek Perlindungan Perempuan dan Anak
Gubernur Kalsel Resmi Buka Banua Competition 2026, Dorong Generasi Muda Miliki Mental Kompetitif dan Berdaya Saing
Lepas Kontingen Peksiminas, Gubernur Kalsel Pesan Kontingen Harumkan Nama dan Marwah Banua
DPKP Kalsel Dorong Kabupaten/Kota Jemput Bola Tingkatkan Registrasi PSAT PDUK
BI Kalsel: Gerakan Pangan Murah Jadi Langkah Konkret Stabilkan Harga

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 12:04 WITA

100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Jumat, 4 September 2026 - 11:52 WITA

BKPRMI Kalsel Perkuat Silaturahmi Lewat Fun Gowes di Milad ke-49

Kamis, 3 September 2026 - 23:50 WITA

Banjarmasin Juara Umum Kejurprov Anggar Kalsel, Borong 15 Medali Emas

Kamis, 3 September 2026 - 17:31 WITA

DPPPAKB Kalsel Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Video Pendek Perlindungan Perempuan dan Anak

Kamis, 3 September 2026 - 11:00 WITA

Gubernur Kalsel Resmi Buka Banua Competition 2026, Dorong Generasi Muda Miliki Mental Kompetitif dan Berdaya Saing

Berita Terbaru

Adv Kotabaru

Pemkab Kotabaru Buka Rakor Karhutla dan Bencana Kekeringan

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:13 WITA

Adv Kotabaru

Rakor TIMPORA Kotabaru Dorong Pengawasan Orang Asing Lintas Sektor

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:11 WITA