Dinkes Kalsel Siagakan Layanan Kesehatan Gratis di Posko Karhutla, Perkuat Edukasi Cegah Dampak Asap

- Kontributor

Senin, 27 Juli 2026 - 21:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan melalui UPT Krisis Kesehatan memperkuat sinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau 2026. Selain memberikan pelayanan kesehatan bagi petugas dan masyarakat terdampak, Dinkes Kalsel juga mengintensifkan edukasi untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Kepala Seksi Pelayanan dan Kegawatdaruratan Krisis Epidemi Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Rezqi Anshari, mengatakan pihaknya telah melakukan pelayanan langsung di sejumlah titik, termasuk Pos Rescue Pengayuan, Kelurahan Landasan Ulin Selatan, serta mendukung pelayanan kesehatan di Pos Komando Karhutla BPBD Kalsel di Banjarbaru.

“UPT Krisis Kesehatan melakukan sinergi dengan BPBD dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan tahun 2026. Kegiatan kami meliputi pemeriksaan kesehatan petugas yang bertugas di lapangan, pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak, serta edukasi mengenai cara menghadapi kabut asap,” ujar Ahmad Rezqi saat bertugas di Pos Komando Karhutla BPBD Kalsel, Banjarbaru, Senin (27/7/2026).

Ia menjelaskan, pelayanan kesehatan diberikan karena meningkatnya risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kabut asap. Pemeriksaan kesehatan tidak hanya menyasar masyarakat terdampak, tetapi juga personel BPBD yang bertugas di lapangan agar kondisi kesehatannya tetap terpantau selama menjalankan penanganan karhutla.

Selain pemeriksaan kesehatan, tim juga memberikan edukasi kepada masyarakat dan petugas mengenai langkah-langkah perlindungan diri saat kabut asap terjadi. Masyarakat diimbau menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Apabila masker tidak tersedia, kain yang dibasahi dapat digunakan sebagai alternatif untuk membantu mengurangi paparan asap.

“Harapannya, melalui edukasi yang kami berikan, masyarakat dapat mengurangi risiko dan tingkat keparahan gangguan kesehatan akibat kabut asap, meskipun kondisi tersebut sudah terjadi,” jelasnya.

Ahmad Rezqi menambahkan, pelayanan kesehatan di Pos Komando Karhutla BPBD Kalsel akan terus berlangsung selama masa siaga karhutla. Dinas Kesehatan menempatkan dua tenaga kesehatan yang bersiaga setiap hari untuk melayani pemeriksaan kesehatan petugas, menyediakan obat-obatan, serta membagikan masker secara gratis. Apabila terjadi kejadian yang lebih besar, tenaga kesehatan tambahan akan dimobilisasi ke lokasi terdampak.

“Seluruh pelayanan ini diberikan secara gratis. Kami menyiapkan dua petugas kesehatan untuk berjaga di posko. Jika ada kejadian yang membutuhkan penanganan lebih besar, kami akan mengerahkan tenaga kesehatan ke titik rawan atau lokasi bencana,” katanya.

Menurutnya, keluhan kesehatan yang paling banyak ditemui saat ini adalah batuk, pilek, gejala ISPA, serta kelelahan akibat aktivitas di lapangan. Penanganan dilakukan sesuai gejala yang dialami pasien, disertai pemberian vitamin seperti vitamin C dan vitamin B kompleks untuk membantu menjaga daya tahan tubuh.

Ia berharap dampak karhutla di Kalimantan Selatan pada tahun ini dapat ditekan sehingga tidak menimbulkan gangguan kesehatan yang serius bagi masyarakat. Ahmad Rezqi juga menekankan pentingnya sinergi antara BPBD, Dinas Kesehatan, dan seluruh perangkat daerah agar penanganan karhutla berjalan optimal hingga masa siaga berakhir. MC Kalsel/Fuz

Berita Terkait

100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan
BKPRMI Kalsel Perkuat Silaturahmi Lewat Fun Gowes di Milad ke-49
Banjarmasin Juara Umum Kejurprov Anggar Kalsel, Borong 15 Medali Emas
DPPPAKB Kalsel Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Video Pendek Perlindungan Perempuan dan Anak
Gubernur Kalsel Resmi Buka Banua Competition 2026, Dorong Generasi Muda Miliki Mental Kompetitif dan Berdaya Saing
Lepas Kontingen Peksiminas, Gubernur Kalsel Pesan Kontingen Harumkan Nama dan Marwah Banua
DPKP Kalsel Dorong Kabupaten/Kota Jemput Bola Tingkatkan Registrasi PSAT PDUK
BI Kalsel: Gerakan Pangan Murah Jadi Langkah Konkret Stabilkan Harga

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 12:04 WITA

100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Jumat, 4 September 2026 - 11:52 WITA

BKPRMI Kalsel Perkuat Silaturahmi Lewat Fun Gowes di Milad ke-49

Kamis, 3 September 2026 - 23:50 WITA

Banjarmasin Juara Umum Kejurprov Anggar Kalsel, Borong 15 Medali Emas

Kamis, 3 September 2026 - 17:31 WITA

DPPPAKB Kalsel Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Video Pendek Perlindungan Perempuan dan Anak

Kamis, 3 September 2026 - 11:00 WITA

Gubernur Kalsel Resmi Buka Banua Competition 2026, Dorong Generasi Muda Miliki Mental Kompetitif dan Berdaya Saing

Berita Terbaru

Adv Kotabaru

Pemkab Kotabaru Buka Rakor Karhutla dan Bencana Kekeringan

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:13 WITA

Adv Kotabaru

Rakor TIMPORA Kotabaru Dorong Pengawasan Orang Asing Lintas Sektor

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:11 WITA