DPMPTSP Kalsel Perkuat Promosi Investasi Bersama Bank Indonesia dan Kembangkan Komoditas Strategis Daerah

- Kontributor

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat sinergi dengan Bank Indonesia dalam upaya meningkatkan promosi investasi sekaligus mendorong pengembangan berbagai komoditas strategis daerah.

Kepala DPMPTSP Provinsi Kalimantan Selatan, Endri, mengatakan kerja sama yang selama ini terjalin bersama Bank Indonesia masih berfokus pada kegiatan promosi investasi. Namun ke depan, kolaborasi tersebut diharapkan berkembang hingga menyentuh aspek implementasi di lapangan.

“Kolaborasi kami dengan Bank Indonesia saat ini masih pada tahap promosi investasi. Ke depan kami berharap tidak hanya sebatas promosi, tetapi juga ada implementasi nyata dalam pengembangan potensi investasi di daerah,” ujar Endri di Banjarbaru, Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, salah satu fokus pengembangan investasi adalah penyediaan lahan bagi komoditas potensial yang memiliki permintaan pasar tinggi.

Ia menilai banyak peluang investasi yang belum dapat terealisasi karena keterbatasan lahan produksi maupun pasokan bahan baku.

Selain ikan gabus, Endri juga menyoroti komoditas cabai Hiyung yang memiliki permintaan pasar cukup besar namun produksinya masih belum mampu memenuhi kebutuhan industri.

“Kendala investasi rata-rata memang berada pada kesiapan lahan. Seperti cabai Hiyung, permintaannya sangat tinggi, tetapi produksi masyarakat masih belum mampu memenuhi kebutuhan industri secara berkelanjutan,” katanya.

Ia mengungkapkan, salah satu perusahaan pengolahan membutuhkan pasokan cabai Hiyung hingga dua ton setiap pekan. Namun saat ini petani baru mampu memenuhi sekitar 60 kilogram per minggu sehingga peluang investasi belum dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Kalau lahan produksi diperluas dan masyarakat ikut menanam, termasuk memanfaatkan pekarangan rumah, tentu kapasitas produksi akan meningkat dan peluang investasi juga semakin besar,” tambahnya.

Endri berharap kolaborasi lintas sektor, baik bersama Bank Indonesia, pemerintah kabupaten/kota maupun perangkat daerah teknis, dapat mempercepat pengembangan kawasan produksi sehingga komoditas unggulan Kalimantan Selatan mampu menarik lebih banyak investasi dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah. MC Kalsel/dam

Berita Terkait

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi
Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 
Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru
BPSDMD Kalsel Tutup Pelatihan Manajemen Risiko 2026, Dorong ASN Perkuat Budaya Sadar Risiko
Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur
Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung
Dispersip Kalsel Hadirkan Layanan Referensi untuk Permudah Akses Informasi Masyarakat
Dislautkan Kalsel Gelar Aksi Bersih-Bersih Pantai Angsana, Perkuat Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:06 WITA

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:06 WITA

Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:09 WITA

Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:45 WITA

Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung

Berita Terbaru